Oknum LSM Duga Tipu PNS, Dilaporkan Ke Kapolsek Kota Pamekasan.

Wahyudi Abdullah saat melaporkan Oknum LSM Trm Di Mapolsek Kota Pamekasan. (Foto Gutere/detak.com).

Detak, Pamekasan.

Aknum Anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang satu ini tidak patut untuk ditiru. Bagaimana tidak, LSM yang dalam hakikatnya membantu masyarakat baik dalam advokasi ataupun pendampingan yang bersifat sosial malah Diduga menipu Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam pengurusan CPNS (Calon pegawai Negeri Sipil) tahun 2011 tahun lalu.

Tak terima dengan janji-janji manis anggota LSM ini Akhirnya dilaporkan ke Mapolsek kota pamekasan, Senin (6/4/2014), korban atas nama Wahyudi Abdullah (didik) mengaku telah mengeluarkan uang hingga Rp 25 juta rupiah. "Saya dimintai uang oleh Trm (inisial) Rp 100 juta untuk meloloskan ponakan saya untuk menhadi PNS Tahun 2011 yang lalu. Namun saya masih bayar Rp 25 juta rupiah" kata Didik sesaat setelah melaporkan di Mapolsek Kota Pamekasan.

Uang Rp 25 juta itu, kata Didik adalah uang muka sebagai bukti awal tentang keseriusan pihak calon PNS. "Kalau jumlah keseluruhan Rp 100 juta-an. Namun untungnya belum terbayar semua" sesal Didik.

Didik menambahkan, awalnya dia diyakini oleh Trm bahwa orang yang akan dijadikan CPNS pasti lolos dan akan menjadi PNS. "Namun lebih dari 3 tahun menunggu tidak ada hasilnya" jelas PNS Pemkab Pamekasan ini.

"Karena sudah merasa ditipu saya sudah pakai cara baik-baik dan kekeluargaan namun dia selalu menghindar. Untuk itu lebih baik saya laporkan ke sini (Mapolsek Kota Pamekasan" jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Kota pamekasan melalui Kanit Reskrim IPTU H Sholeh membenarkan atas laporan itu. Dan kasus tersebut layak untuk diselidiki. "Jika melihat dari kronologis yang disampaikan pelapor (Didik) kasus ini masuk ke murni Pidana. Apalagi sudah ada bukti penyerahan uang melalui kwitansi
" Kata H. Sholeh kepada Detak.com

Untuk selanjutnya, Kata Sholeh Pihak Mapolsek Kota pamekasan akan segera memanggil terlapor Trm sebagai tindak lanjut dari pelaporan ini. "Kami akan bekerja secara profesional" tandas penyidik senior Mapolres pamekasan ini. (Yan/res)

0 comments:

Posting Komentar