MIRIS! 2 Pengemis Ini Sedang Merokok Sebelum Melakukan Aktifitas.

Dua Pengemis sedang menikmati rokok filter dijalan raya Pamekasan-Sumenep. (Foto:alfi/detak.com)

Detak, Pamekasan.

Gepeng atau pengemis tidak selalu identik dengan orang miskin dan berkribadian baik. 2 orang ini contohnya. Dua wanita ini ditemukan sedang merokok jenis "LA" ketika sedang duduk santai sebelum melakukan "aksinya" dijalan raya Pamekasan-Sumenep tepatnya didaerah bundaran Acemmanis Pamekasan.

Dengan santainya, 2 perempuan setengah baya ini menyedot rokok filter berwarna putih. Semakin dipantau semakin asyik. Tak terpengaruh dengan situasi yang ada disekitarnya.
Jalan raya yang padat, setiap pasang mata memandang tidak menjadi soal bagi mereka. Kenikmatan mereka adalah segalanya. Jika tidak teliti, banyak yang tidak tahu bahwa mereka adalah pengemis yang biasa mangkal melakukan aksinya disekitar kota poamekasan.

Dengan kaki kanan diangkat menekuk lutut sementara kaki kiri selonjoran layaknya orang sedang santai, sementara jari tangan kirinya mengapit sebatang rokok sekali-kali menghisap secara mendalam "nikotin" tersebut.

Santai, cuek, senang, sumringah terpantau diwajah 2 wanita pakaian lusuh ini. Memek wajah melas tidak nampak diwajah mereka. seperti dibiasakan ketika beraksi meminta-minta kepada khalayak umum untuk saat ini, pagi ini tidak ditampakkan oleh mereka.

Ikat kepala layaknya kerudung yang terlilit diatas kepala. Baju blus kumuh membungkus tubuhnya, dan sarung sobek berjahit tangan manjadi uniform wajib bagi mereka rupanya hanya dijadikan cara untuk membuat orang-orang pada kasihan atau iba.

Sementara, mereka sebetulnya (atau hanya sebagian) adalah wanita yang menjadikan mengemis adalah kewajiban. Bukan karena miskin ataupun mencari sesuap nasi, seperti yang mereka rengekan setiap hari.

"Harusnya, Dinas sosial atau Satpol PP Kabupaten pamekasan segera menertibkan orang-orang seperti ini" kata Setiya, 20 tahun warga Pamekasan.

"Masak orang ngemis dengan santainya merokok" sinis wanita ini. (Yan)

0 comments:

Posting Komentar