DKP Bantah Pernah Di Klarifikasi Oleh HKTI Pamekasan.

Detak, Pamekasan.

Laporan Dewan Pimpinan Himpunan kerukunan Tani Indonesia (DPK HKTI) Kabupaten Pamekasan ke Kejaksaan Tinggi Jatim terkait penggunaan anggaran tahun 2014 rupanya belum pernah dikonfirmasi kepada Dinas kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten pamekasan.

Sanggahan disampaikan langsung olrh Kepala DKP Kabupaten Pamekasan Ir Hj Nurul H kepada Detak.com. " Kami belum pernah menerima surat konfirmasi oleh DPK HKTI Kabupaten pamekasan tau-tau sudah dilaporkan" kata Nurul pasrah.

"Biasanya laporan disampaikan ketika sudah ada konfirmasi sebelumnya kepada saya selaku ketua Dinas DKP" kata Nurul kemarin, Kamis (9/4/2015).

Seharusnya, HKTI pamekasan menggunakan cara konfirmasi dulu dimana program yang dianggap bermasalah olrh HKTI Pamekasan.

"Jadi, kalau terkait pekerjaan fisik disitu ada PPK (Pejabat Pembuat Kometmen) jika terkait program langsung ke nelayan maka yang bertanggung jawab adalah petugas lapangan" jelas nurul.

"Namun begitu kami tetap siap menghadapi laporan HKTI itu. Karena semua ada konskwensinya" mantapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, DPK HKTI Kabupaten Pamekasan melaporkan DKP dan BPBD (Badan penanggulangan Bencana alam Daerah) Kabupaten pamekasan terkait penggunaan anggaran tahun 2014. Menurut Ketuanya, M Alfian bahwa ada beberapa item atau spek pekerjaan di 2 dinas dan Badan tersebut ditengarai ada yang fiktif atau tidak sesuai dengan Bestek.

Sementara itu, Alfian selaku ketua HKTI Kabupaten poamekasan tetap dengan pendiriannya bahwa "laporan yang sudah kami layangkan kepada kejati sudah melalui proses investigasi ditingkat bawah. Jadi pelaporan itu murni karena adanya dumas (pengaduan masyarakat) kepada lembaga kami" kata Alfian.

Jadi, tambah pria yang juga berprofesi sebagai Advokat ini, pelaporan tidak harus dikonfirmasi kepada dinas atau lembaga yang ditengarai ada permainan dalam penggunaan anggarannya. "Kalau semua dikonfirmasi, nanti malah ada kesan yang kurang baik terhadap lembaga kami" ujarnya. (Yan/tar/res)

0 comments:

Posting Komentar