Dishubkominfo Gratiskan Pengurusan Pas dan Sim Perahu

Detak, Pamekasan.

Pengurusan Pas (STNK Perahu) dan SIM bagi pemilik dan pengemudi perahu digratiskan melalui Dinas Perhubungan dan informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Pamekasan.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dishubkominfo melalui Kepala Bagian (Kabag) Hubungan Laut (hubla) Drs. Acmad Sanusi, MS.I. "Untuk pengurusan Pas dan SIM bagi yang punya perahu dan pengemudi digratiskan di sini (Dishubkominfo)" kata Sanusi Kepada Detak, Sabtu (25/4/2015).

Walupun grastis, lanjut mantan Kasi Dinas kelautan dan Perikanan ini menyayangkan antusiasme masyarakat dalam mengurus Pas perahu dan SIM sangat minim. "Untuk wilayah Pantura saja hanya desa sotabar yang mengurus Pas. Padahal disana banyak desa pesisir yang seharusnya mengurus Pas sebagai legalitas kepemilikan perahu" kata Sanusi.

"Desa-desa pesisir seperti tamberu, batu bintang, Kapong, Tlontoh raja dan Batu Kerbuy belum ada yang mengurus. Padahal persyaratanya hanya KTP, KK dan pengisian Blangko untuk pengurusan Baru. Namun jika perpanjangan tinggal membawa Pas yang lama. Dan prosesnya akan diajmin cepat selesai" jelas sanusi.

"Syarat lain hanya harus ada tanda tangan Kepala Desa dan camat sebagai bukti bahwa perahu adalah miliknya"

Untuk itu, tambahnya, disarankan kepada masyarakat untuk segera mengurus PAS dan SIM agar legalitas kepemilikan perahu sudah terpenuhi. Apalagi tidak ada biaya sepersenpun dalam kepengurusan tanda sah kepemilikan dan sah pengemudi kayar laut tersebut.

Menurutnya, minimnya minat masyarakat atau nelayan sangat disayangkan. Padahal berbagai upaya telah dilakukan oleh Dishubkominfo agar meinat masyarakat tinggi. "Sudah kami lakukan advetorial melalui media-media cetak. Namun minat masyarat atau nelayan pantura sangat minim. Itu yang sangat kami sayangkan." Tandasnya.

Pengurusan Pas dan Sim tidak hanya diperuntukkan bagi elayan saja, tapi juga diperuntukkan bagi perahu barang. "Misalnya perahu yang khusus ngangkut kayu Kalimantan itu, maka seyogyanya diperlukan pengusan surat-surat itu" tukas Sanusi. (Yan/tim).

0 comments:

Posting Komentar