BB Emas Diserahkan Kepada Korban Maryamah.

Maryamah saat menerima BB Emas dari JPU Kejari sampang Kemarin. (Foto: Yusron // detak.com).

Detak, Sampang.

Sesuai perintah majelis hakim dalam putusannya bahwa Barang bukti (BB) emas yang terdiri dari 2 kalung emas, 3 gelang emas dan sepasang anting emas untuk dikembalikan dan diserahkna kepada Maryamah sebagai saksi korban, kemarin, Senin (20/4/2015) Jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Sampang menyerahkan BB tersebut kepada Maryamah.

Maryamah (30th) yang ditemani suaminya di ruangan Kasi Pidum terlihat sumringah menerima separangkat emas tersebut. " Alhamdulillah....Saya sangat senang akhirnya barang-barang ini (emas) kembali ketangan saya. Awalnya saya sudah kwatir takut emas menjadi hilang"

"Maklum semua emas itu bukan milik saya sendiri awalnya. Emas-emas tersebut adalah hasil warisan Ibu saya yang sudah beberapa tahun itu meninggal" kata Maryamah.

Dia menceritakan, bahwa dia dan suaminya belum mampu beli perhiasan emas memngingat perkawinannya dengan Tumin (35th) masih berumur 3 tahunan dan baru dikaruniai anak yang masih berumur 2 tahun.

Makanya, lanjut anak tunggal dari Matsahrah ini, ketika perhiasanya hilang akibat dicuri oleh Rohaniyah dia dan keluarganya sangat shock.

"Waktu itu sangat shock kami. Apalagi bapak saya hampir mau sakit. Karena emas itu kan didapatkan ketika ibu dan bapak saya bekerja sebagai TKI di Malaysia" katanya.

"Namun syukurlah...Alhamdulillah sekarang sudah kembali ke tangan kami" ujar Maryamah sambil menatap haru.

Diruangan yang sama, Kepala Seksi (Kasi) pidana Umum (Pidum) Kejari Sampang, Ridwan Asmawanta, SH. MH menjelaskan, bahwa semua BB yang sudah diperintahkan oleh mejelis hakim dipersidangan harus melalui jaksa sebagai ekskutor. " Jadi sesuai perintah Undang-undang bahwa yang melaksanakan eksekotor adalah jaksa. Makanya hari ini barang itu saya serahkan. Rencana kapan hari mau diberikan, tapi berhubung salinan putusan belum dikirimkan oleh Majelis Hakim kepada kita" jelas jaksa asal kota jogya ini kepada detak.com. (Yan/ron/tim)

0 comments:

Posting Komentar