Agindo Kritik Kisruh Penetapan Pilkades Jeneponto.

Ketua Umum Agindo.

Detak, Makasar.

ketua Umum pengawasan publik amanah garuda indonesia ( Agindo )DPD II jeneponto Dalam Waktu dekat Akan Membentuk Tim Khusus untuk Penanganan kekisruhan Penetapan PILKADES Kabupaten Jeneponto Sulawesi Selatan.

Menurut Agindo, PILKADES tahun ini tidak menemukan ketitik jelasan dimana pihak BPM-PD Sudah membentuk Panitia Pelaksana Pemilihan Kepala desa ditiap desa.
" padahal juknis dan Perda terkait PILKADES 2015 itu belum ada atau belum dibahas di DPRD jeneponto, Ini suatu kekeliruan yang dilakukan oleh Pihak BPM - PD membentuk panitia terlalu cepat" Tegas Ketua Umum Agindo Kabupaten Jeneponto Ronal Efendy S.KM, M.Kes LC Kepada Detak.com, Jumat (10/4/2015).

Yang lebih parah lagi, Jelas Ronal, penetapan Pemilihan PiLKADES belum Ada sehingga sesuai ketentuan Panitia yang dibentuk itu akan gugur dan bubar dengan sendirinya dalam waktu 6 bulan. "yang secara tidak langsung akan memberikan efek negatif dan kekacauan pada pesta demokrasi PILKADES TAHUN 2015 " Ujar Ronal Efendi,S.KM M.Mars Lc Selaku Ketua Umum

Ronal mengancam, jika tetap dilaksanakan dengan proses yang dianggap keliru ini, Dalam waktu dekat ini pihaknya akan melayangkan surat ke Kementerian pemerintahan desa , Pihak Baleg DPRD Jeneponto,Ketua Komisi 1 DPRD jeneponto serta ketua APDESI DPD jeneponto guna mempertanyakan dan mencarikan solusi serta Mengadili pihak yang terindikasi juga sengaja bermain-main dan Membuat Manajemen komplik yang dalam prosesnya akan mencederai Pesta Demokrasi di Bumi turatea ini

"Kami Akan terus melakukan pemantauan Khusus terkait tidak jelasnya PILKADES ini dan ketika ada yg berusaha untuk mencederai pesta Demokrasi ini kami akan melakukan gerakan yang masif dibumi turatea " ancam Ronal.

Dia Meminta kepada Pihak Pemerintah Daerah Jeneponto agar Lebih jeli dalam menangani kekisruhan. " karna dari hasil pantauan Pengurus AGINDO calon kepala desa yang siap bertarung di Pesta Demokrasi ini merasa sangat dirugikan dimana proses pemilihannya selalu ditunda-tunda dan belum ada titik yang jelas sedangkan pihak calon kepala desa sudah sangat kebingungan dengan tidak kometmennya dan tidak adanya titik kejelasan pemilihan kepala desa" Pungkas Ronal. (Yan/fard/tim)

0 comments:

Posting Komentar