TRS: Kejar-Kejaran Dengan Carry, 2 Pemuda Jatuh Terkapar.

----Pesan yang diteruskan----
Dari: alfian.sanjay@yahoo.com
Kepada: redaksipanoramapagi.detak@blogger.oom
Email Keluar: Min, 8 Mar 2015 09:37 ICT
Judul: Kejar-Kejaran Dengan Carry, 2 Pemuda Jatuh Terkapar.


Detak, Pamekasan.
Dua pemuda asal Desa Rekkerrek Kecamatan Guluk-guluk Kabupaten Sumenep terkapar di jalan raya Badung-Pamekasan sekitar pukul 09.00 Wib.
Korban adalah Supandi (25 th) dan keponakannya yang mengendarai sepeda motor Yamaha vixion warna kombinasi Putih-biru Nopol M 6640 VV. Menurut beberapa saksi yang kebetulan melintas dijalan yang masuk jalan tengkorak itu, Supandi mengendarai sepeda motor itu dengan kecepatan tinggi bahkan "noteng" di belakang mobil angkutan umum jenis Suzuki Carry.
"Jadi kalau saya lihat yang mengendarai sepeda motor ini sangat cepat "noteng" dibelakang carry itu. Gak tahu ada apa pas carry ngerem mungkin yang ini (korban) kurang awas akhirnya kecelakaan itu" ujar salah satu saksi yang enggan disebutkan namanya pada Detak.com.
Wartawan Detak.com yang kebetulan melintas dilokasi kecelakaan melihat 2 korban masih terkapar meski sudah ditolong oleh warga dimasukkan ke gudang Keramik. Didaerah tersebut memang terkenal dengan penjual keramik murah.
Dilokasi kejadian ada orang yang kenal dengan korban. "Saya kebetulan kenal dengan 2 korban ini. Namanya Pandi (Supandi) rumahnya pas di selatan rumah kades rek-kerrek" kata Safiuddin, warga desa Cen-lecen yang kebetulan melintas dilokasi.
"Makanya ini saya sudah telfon keluarganya disana. Tapi anak ini biasanya kalau mengendari sepeda motor tidak pernah banter. Saya tidak tahu kalau yang sekarang ini. Banter apa tidak" katanya.
Disayangkan mobil carry penyebab kecelakaan kabur pada saat setelah kejadian. "Ngomongnya sih mau nganter penumpangnya ke Pasar 17 Agustus Pamekasan" ujar Saksi lain. (Tar/tim)

0 comments:

Posting Komentar