Posbakumadin Adakan Penyuluhan Hukum Di Pasongsongan Sumenep- Madura.

Anggota Fatayat NU sedang mendengarkan Penyuluhan Hukum Posbakumadin di desa Pasongsongan- Sumenep. (Foto: alfi/detak.com)

Detak, Pamekasan.

Sekitar 80-an warga yang tergabung dalam PAC (pengurus Anak Cabang) Fatayat NU Kecamatan pasongsongan mengikuti Penyuluhan hukum yang diselenggarakan oleh Posbakumadin (Pos Bantuan Hikum Advokat Indonesia) didesa Pasongsongan.

Hadir dalam penyuluhan tersebut diantaranya, Hafid SH ( sekretaris Posbakumadin Sampang), Martuli SH MH (anggota Posbakumadin Sampang), Saiful Bahri SH (ketua Posbakumadin sumenep), DR (cand.) Qodar Maufiroh SHi MH (Posbakumadin Pamekasan), Marsuto Alfianto SH MH (anggota Posbakumadin Jawa Timur) dan RKH Moh Badri SH (koordinator Posbakumadin wilayah Madura).

Penyuluhan hukum yang dikemas dengan tausiyah keagamaan seperti pada umumnya Badan otonom (Banom) NU (Nahdlatul Ulama'" menyelenggarakan setiap minggunya ini sangat diapresiasi oleh anggita Fatayat NU ang kesemuanya perempuan.

Banyak mereka mengungkapkan keawaman tentang hukum Pidana, Perdata maupun hukum Perdata Agama. "Makanya ketika ada penyuluhan seperti ini kami sangat berterima kasih kepadda Posbakumadin sumenep. Dan kami berharap penyuluhan seperti ini tidak hanya dilakukan sekali" ungkap salah satu peserta dengan pengeras suara.

"Ini penting dilakukan agar kita melek hukum" timpal teman disampingnya.

Dalam sambutannya, Koordinator Advokat yang bergabung dalam Posbakumadin Madura, RKH Moh Badri memaparkan " bahwa semua yang kita lakukan adalah murni penyuluhan hukum kepada orang yang tidak mampu sesuai dengan amanat Undang-undang No 16 tahun 2011" kata mantan Jaksa di Kejati Jatim itu.

"Kami melakukan pendampingan hukum kepada para pihak yang betul-betul tidak punya atau miskin. Dan kami tidak memungut biaya sepersenpun karena kami sudah dibayar oleh negara" kata Badri.

Badri berharap, masyarakat Sumenep pada umumnya, dan Kecamatan pasongsongan pada khususnya harus betul-betul melek hukum. "Agar seperti sampian-sampian ini tidak terjadi KDRT. Dan jika ada KDRT kita siap melayani secara hukum sampai tuntas" tandasnya. (Yan/tim)

0 comments:

Posting Komentar