PNS Tipu PNS Akhirnya Dilaporkan Ke Polsek Pademawu

Detak, Pamekasan.
Wahyudi Abdullah (56 th) warga Kelurahan Juncangcang Kecamatan Kota Pamekasan akhirnya melaporkan Munakib, PNS yang berdinas di kantor Kemendiknas Kabupaten Pamekasan.
Wahyudi Abdullah mengaku bahwa ditipu oleh Munakib hingga puluhan juta rupiah dengan dijanjikan untuk mengurus PNS (Pegawai Negeri Sipil)-kan ponakannya beberapa tahun yang lalu.
"Saya terpaksa melaporkan Munakib karena saya merasa tertipu oleh omongannya yang katanya bisa meloloskan PNS-an" ujar Didik panggilan akrab Wahyudi Andullah di kantor Detak.com di Gedung islamic Centre lantai II Pamekasan, Rabu (4/3/2015).
Didik menjelaskan, bahwa awalnya dia dengan Terlapor sangat akrab. Saking akrabnya sampai hal apapun pasti mereka berdua saling percaya. Termasuk hal masalah PNS. "Nah, aku sudah percaya ke dia (Munakib), walaupun saya sudah curiga sedikit" tambah Didik.
Kemudian, untuk memuluskan penngurusan PNS dimaksud, Didik dimintai sejumlah uang untuk meloloskan menjadi PNS. "Saya sudah menyerahkan uang kepada dia dan jumlahnya Rp 59 juta rupiah" katanya.
Setelah menyerahkan sejumlah uang tersebut, rupanya Munakib membuat surat simulasi seakan-akan orang yang diurus sudah masuk ke Kementerian dan sudah dinyatakan lolos.
Saya kemudian melakukan klarifikasi ke BKG (Badan Kepegawaian) Kabupaten Pamekasan "Ternyata Surat itu palsu" ketus Didik.
"Kemudian setelah itu secara baik-baik saya minta uang itu untuk dikembalikan. Akhirnya dia membuat surat pernyataan untuk mengembalikan uang itu. Namun setelah saya tunggu-tunggu sampai sekarang tidak ada penyelesaian" ujar didik.
"Makanya saya laporkan" singkatnya.
"Dan untuk selanjutnya kami berharap ke Kapolsek pademawu melalui Kanitnya Pak Indra bisa memproses laporan saya" kata Didik yang didampingi asisten dari Advokat Marsuto Alfianto SH yaitu, Matrosah alias Guteres. (Yan/res/tar)

0 comments:

Posting Komentar