Kades Bindang Sesalkan CBB Raskin Tidak Ditebus

Ilustrasi beras raskin (detak.com).

Detak, Pamekasan.

Tidak ditebusnya CBB (cadangan Beras Raskin) oleh Kepala desa se-kecamatan pasean membuat Kepala desa bindang kecewa.

Kecewanya Kades Bindang karena menganggap bahwa beras untuk saat ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Melalui juru bicaranya, Achmad Niwar Abdidin sangat menyayangkan beberapa pihak yang biasa terlibat dalam pendistribusian raskin rupanya menyepelekan hal ini.

"Padahal kapan hari itu saya sudah menanyakan kepada ketua Ikasa, kapan CBB Raskin untuk desa-desa Se-kecamatan pasean diturunkan?" Kata Niwar melalui ponselnya, Sabtu (28/3/2015).

"Namun jawaban dari ketua Ikasa bahwa raskin akan turun sekitar bulan 4 (April)" tambahnya.

Niwar berpendapat, bahwa tidak diturunkannya beras Raskin merupakan tamparan kepala desa se Kecamatan, mengingat raskin adalah satu-satunya jawaban kepada masyarakat ketika beras reguler raskin juga belum didistribusikan. "Ini tamparan kepada kita. Ini kayaknya tidak ada komunikasi yang baik antara Ikasa dengan Bulog" tandasnya.

Padahal, lanjut suami dari Kades Bindang juhairiyah ini, ikasa seharusnya menjadi penyambung lidah yang positif terhadap program-program yang sifatnya bisa di koordinir.

"Jika seperti ini (tidak bisa koordinasi) kan lebih baik tidak ada forum. Mending para kades berjalan sendiri-sendiri" tegasnya.

Tidak hanya kades bindang, Muhammad Udy, warga tegangser daya kecamatan pasean juga sangat kecewa atas tidak ditebusnya CBB Raskin di gudang bulog Kabupaten pamekasan. Sehingga beras Raskin yang seharusnya bisa dinikmati oleh khalayak kaum miskin Pantura khususnya desa tagangser daya bisa gigit jari.

"Emboklah mikir, kaum miskin di desa kami ini sangat banyak. Sehingga jika distribusi itu bisa dilaksanakan maka membuat mereka bahagia"

"Setidaknya bisa membuat mereka bahagia dalam waktu sekejap. Nah ini harus difikir oleh kades-kades di wilayah pasean" sesalnya.

"Jangan hanya memikirkan hal yang tidak menyentuh terhadap kebijakan yang pro rakyat. Nah raskin ini harus dijadikan tauladan program yang betul-betul bagus dimata masyarakat. Karena untuk program lainnya masyarakat sudah tutup mata dan tidak mau tahu" pungkasnya. (Yan/taim/tar)

0 comments:

Posting Komentar