Guru Swasta Sayangkan Dewan Pendidikan Pamekasan Tidak Berfungsi

Kantor Dewan Pendidikan dan Kesenian Kabupaten Pamekasan (foto: alfi/detak.com)

Detak, Pamekasan.

Masih belum maksimalnya peran Dewan Pendidikan dan Dewan Kesenian Kabupaten Pamekasan utamanya dalam mencari solusi terhadap management pendidikan kabupaten Pamekasan terutama tentang fungsi dan peran guru mendapat kritikan dari beberapa pihak.

Padahal seharusnya DPK (Dewan Pendidikan dan Kesenian) berfungsi layaknya wadah yang bisa menampung aspirasi baik dari guru sebagai regulator dan murid sebagai objek sektor selain permasalahan sengkarut lainnya diantaranya permasalah BOS, BSM dan pelaksanaan infrastruktur sekolah itu sendiri.

Seharusnya jika difungsikan dengan benar, maka permaslahan-permasalahan yang terjadi setidaknya bisa diminimalisir dan bisa ditekan.

Hal ini disampaikan oleh Pengamat Pendidikan Kabupaten Pamekasan, Muhtar Suhri. Dalam pandangannya selama ini dengan diberlakukannya peraturan yang mengharuskan APBN atau APBD untuk menggelontorkan dana hingga 20 persen untuk bidang pendidikan tidak dibarengi dengan sistem tatanan kependidikan yang baik.

"Malah program ini ada sebagian orang mengambil kesempatan sebagai eksekutor. Nah ini yang memunculkan bentuk korupsi baru" katanya ketika menyambangi kantor Detak.com kemarin, Minggu (29/3/2015).

Seharusnya, kata Muhtar, dewan pendidikan berfungsi juga sebagi wadah penyeimbang sistem yang ada. "Bukan masuk ke jaringan eksekutor yang kurang baik. Nah pengamatan saya belum ada cara atau pemanggilan oleh dewan pendidikan terkait sengkarut pelaksanaan program 20 persen dana untuk pendidikan ini"

"Akibatnya banyak guru atau lembaga yang dilaporkan oleh beberapa pihak, utamanya lembaga swadaya masyarakat terkait dengan penyalahgunaan wewenang dan atau perlakukan koruptif ditubuh wadah pendidikan" kritiknya.

Kedepannya, tambahnya, seharusnya dewan pendidikan menjadi wadah yang bisa berfungsi dengan baik. "Utamanya terhadap implementasi undang-undang pendidikan Nasional" pungkasnya. (Yan/tim/tar).

0 comments:

Posting Komentar