Goa Ajaib Itu Akan Dibuka Secara Resmi Hari Selasa 10 Maret 2015.

Detak, Pamekasan.
Penemuan Gua (Goa) secara Misteri oleh salah satu warga di Dusun Rojing Desa Blaban Kecamatan Batu Marmar beberapa waktu lalu akan dibuka secara resmi oleh Bupati pamekasan, Drs Ach Syafi'ie MSi pada hari Selasa 10 Maret 2015.
Demikian disampaikan oleh Kades Blaban, Mohammad Sukriyanto melalui surat terbuka baik lewat pesan singkat (SMS) ataupun pesan malalui Black Berry Messenger (BBM) ke semua kontak yang dimilikinya.
Detak.com mendapatkan melalui pesan BBB sekitar pukul 22.17 Wib Sabtu (7/3/2015).
"Surat / Undangan terbuka. Disampaikan kepada khalayak Umum, bahwa siapa yang mau melihat secara langsung peresmian Goa "Rojing", dipersilahkan hadir ke lokasi. InsyaAllah akan diresmikan hari Selasa tanggal 10 Maret 2015. Demikian disampaikan atas hadirnya kami sampaikan terima kasih.
TTD
Mohammad Sukriyanto (Kades Blaban-Batu Marmar" demikian bunyia BBM yang dikirimkan.
Pantauan detak.com yang kemarin berada dilokasi penemuan tidak nampak seperti gua pada umumnya. Terlihat masyarakat berduyun-duyun untuk mengetahui secara langsung goa misteri tersebut.
"Maklum yang saya dapatkan hanya informasi atau desas desus tentang gua ini" kata Amaruddin pengunjung asal Kabupaten sampang.
"Kalau langsung gini kan kita tidak penasaran lagi" tambah lulusan Akper Pamekasan 2011 ini.
Ada masyarakat yang kecewa ketika mengetahui bahwa dilokasi masih nampak seperti sumur pada umumnya. "Saya kira sudah bisa lihat ke dalam. Nyatanya masih gini (nampak seperti sumur)" timpal Ainul keponakan Amaruddin.
Terpantau dilokasi goa yang ada disebelah timur rumah warga itu kepala desa Blaban sukriyano nampak mundar-mundir menyapa warga ataupun pengunjung yang pada ssat Detak.com dilokasi kisaran 200-n orang. Nampak pula beberapa personel keamanan baik dari Polsek Batu Marmar maupun dari Babinsa desa Batu blaban. "Kami sistemnya seperti SOP di Polri. Artinya tentang Pengamanan, takutnya masyarakat secara sporadis mau melihat langsung turun kebawah. Ini kan belum bisa untuk turun ke bawah karena masih belum ada tangga sebagai alat untuk menurunkan pengunjung" Kata Kapolsek Pasean, AKP Ridwan yang ditemani beberapa Personel anggotanya dilokasi penemuan.
Belum amannya masyarakat untuk langsung ke titik lokasi Goa membuat kades Blaban memutar otak. Akhirnya diputuskan untuk dibuatkan tangga dari besi alat untuk bisa masuk ke lokasi Goa yang diperkirakan sekitar 10 Meter dari titik dasar tanah.
"Kalau dibuatkan tangga dari besi, insyaAllah pengunjung bisa melihat secara langsung apa yang ada didalam" ujar Sukriyanto.
Saat ini pengunjung yang hanya bisa melihat ornamen-ornamen bentuk batu-batuan secara alami tersebut hanya melalui foto-foto yang ditempel didingding Rumah Safik. (Yan/tar/tim)

0 comments:

Posting Komentar