BPBD Tahan Tanah Longsor Dengan Sak.

Tanah longsor Dusun Cok gunung - Waru (foto: alfi/detak.com).

Detak, Pamekasan.

Tanah longsor di dusun Cok Gunung - Waru Pamekasan yang beberapa waktu lalu sempat memacetkan jalan lintas Kabupaten antara Waru- Pamekasan ditahan dengan menggunakan Sak+Pasir.

Ini dilakukan agar untuk sementara waktu bisa menahan tanah setinggi sekitar 6 meter tersebut longsor kembali. Mengingat daerah tersebut adalah akses satu-satunya yang menghubungkan wilayah Pantura dengan kota Pamekasan.

Terlihat, beberapa personel Badan Penaggulangan Bencana Alam Daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan dibantu oleh TNI Koramil Waru melakukan gotong royong untuk menahan tanah berlumpur itu.

Proses yang dilakukan oleh BPBD plus TNI ini dinilai baik untuk sementara waktu oleh para pengguna jalan. "Namun alangkah baiknya jika tanah itu bukan longsor baru untuk dilakukan penahanan melalui cor atau sejenisnya" kata Baihaki, Guru SDN tegangser Laok kepada Detak, Selasa (31/3/2015).

"Namun jika ini untuk sementara waktu mungkin gak apa-apa. Karena ini menyangkut nyawa orang dan demi keselamatan bersama" tambahnya.

Pantauan detak.com ada beberapa titik yang dilakukan penahanan tanah menggunakan karung atau sak berisi tanah yang dilakukan oleh BPBD Kabupaten Pamekasan. Diantaranya di daerah Ponjuk bawah yang tanah dilokasi sudah longsor beberapa waktu yang lalu.

Diharap kepada para pengemudi untuk berhati-hati apabila berada di daerah-daerah tersebut utamanya apabila saat sedang turun hujan. Karena tekstrur tanah disekitar jalan Waru- Pamekasan atau sebaliknya juram dan bertebing. Dimungkinkan disaa-saat tertentu akan mengakibatkan tanah menjadi longsor. (Yan/tim).

0 comments:

Posting Komentar