181 Siswa/i Kabupaten Sampang Tidak Bisa Ikut UN!

Detak, Sampang

SEBANYAK 181 siswa/i dari tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Sampang,Madura, Jawa Timur, tidak bisa mengikuti pelaksanaan Ujian Nasional (UN) yang akan direncanakan pada bulan Mei mendatang. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sampang Heri Purnomo melalui Kabid Kurikulum Arif Budiansor. Jumat (20/03/2015)

"Dimana siswa yang dimaksud saat kami melakukan proses pendataan siswa melalui Data Nominasi Sementara (DNS) tidak masuk Data Nominasi Tetap (DNT). Karena proses DNS untuk ditetapkan DNT menujukkan 181 siswa SMP ditolak di server Dapodik,"ucapnya.

Dari data Disdik Sampang, jumlah DNS tingkat SMP sebanyak 15.215 siswa. Namun setelah dijadikan DNT jumlah siswa selisih antara 181 menjadi 15.034 siswa.

"Setelah di dilakukan klarifikasi ulang melalui server Dapodik ternyata menujukkan ada selisih angka dari DNS ke DNT atau ada siswa yang diketahui tidak masuk DNT. Secara otamatis siswa yang tidak masuk DNT tidak bisa mengikuti UN,"jelasnya.

Dirinya menerangkan lebih jauh, salah satunya faktor siswa tidak masuk DNT, disebabkan siswa berhenti sekolah yang kemungkinan menikah di usia dini serta karena faktor lainnya. Itu pun dikuatkan dari keterangan pihak sekolah. Perubahan data dari DNS ke DNT hanya terjadi di tingkat SMP. Sementara untuk tingkat SMA tidak ada perubahan sama sekali.

"Kami melakukan klarifikasi ulang bahwa yang bersangkutan sudah tidak terdaftar lagi sebagai siswa. Untuk di tingkat SMA data DNS dan DNT tidak ada perubahan. Jadi data yang berkurang hanya di tingkat SMP saja,"pungkasnya.(Yan/Alfa)

0 comments:

Posting Komentar