Terkait Pencurian Emas, Advokat Advokat Dukung JPU DPO-kan Yd.

Detak, Sampang.
Tidak hadirnya Yd, bocah 15 tahun yang diduga disuruh mencuri Rohaniyah untuk mencuri perhiasan emas milik Maryamah membuat Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang akan membuat status Yd dalam daftar DPO alias Daftar pencarian Orang.
Rupanya, Keputusan JPU yang akan
Membuat status Yd menjadi Buronan Kejari Sampang didukung oleh Agus Adi Susanto SH, Penasehat Hukum (PH) Terdakwa Rohaniyah. "Kalau kami sangat mendukung ketika Kejari membuat status Yd sebagai DPO" kata Agus di kantor Posbakumadin Kabupaten Sampang di lingkungan Pengadilan Negeri Sampang.
"Karena yang bersangkutan (Yd) sudah dipanggi dengan layak sebanyak 2 kali" tambah Agus.
Agus melanjutkan, jika Yd hadir didalam persidangan dia yakin akan membongkar sejelas-jelasnya. "Masalah nanti memberatkan atau meringankan kepada Terdakwa itu urusan nanti. Yang jelas Yd harus hadir ke persidangan" tambah Agus.
Sementara itu ditempat terpisah, Marsuto Alfianto SH MH yang juga tim Advokat dari kantor yang sama juga mendukung rencana men-DPO-kan Yd. "Kami sangat dukung itu, (status DPO), apalagi kami dengar-dengar bahwa Yd itu sengaja tidak dihadirkan agar memberatkan Terdakwa. Padahal belum tentu" Ujar Alfian.
"Makanya ketika Yd hadir baru akan terkuak hal yang sebenarnya. Walaupun sudah ada pengakuan dari Terdakwa. Karena hukum itu tidak bisa hanya mengandalkan pengakuan dari pihak Terdakwa. Fakta persidangan itu adalah keterangan pihak-pihak di muka majelis" mantap Alfian. (Tar/yan)

0 comments:

Posting Komentar