Terkait Jasa Parkir, Minta Dishub Di Audit!

Detak, Pamekasan.
Banyak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten pamekasan hasil dari retribusi jasa parkir membuat kas daerah rawan disalahgunakan.
Banyaknya lokasi yang dijadikan tempat oleh Dinas perhubungan dan Informatika Kabupaten pamekasan sebagai area untuk lahan parkir sulit untuk dilacak secara kasat mata.
Perlu lembaga independent untuk mengaudit sistem input/output yang bisa menganalisa secara tepat.
Demikian disampaikan, Abdussamad, ketua LSM Laskar Merah putih pamekasan ketika berbincang di kantor Detak.com Gedung islamic centre pamekasan.
"Harus ada tim independent untuk mengaudit sistem input, yakni pemasukan, khususnya yang diperoleh dari rakyat secara langsung" ujar tokoh Pemuda asal Gang gatot koco pamekasan ini.
Dijelaskan, bahwa pemerintah daerah, dalam hal ini Bupati harus tanggap terhadap kinerja bawahannya yang membawahi beberapa objek yang langsung berbayar dari rakyat.
"Masyarakat utamanya yang punya kendaraan bermotor mungkin kurang sadar bahwa hasil retribusi jasa parkir sangat banyak, jika tahu sangat banyak kemungkinan masyarakat juga mau dilibatkan melakukan audit. Karena masyarakat sekarang mulai kritis" ujar Abdussamad.
"Pokoknya kami meminta kepada bapak bupati untuk segera membentuk tim audit dari frofesional untuk melakukan monitoring maupun analisa secara intens terhadap jasa parkir tersebut. Karena ini sangat rawan disalahgunakan" pungkasnya. (Yan/tar/res)

0 comments:

Posting Komentar