BIANG KEMACETAN, DISHUB DIAM

Detak, Pamekasan.
Keberadaan 3 Rumah Sakit (RS) dan Klinik disepanjang jalan Mandilaras Pamekasan menuai protes dari pengguna jalan kendaraan bermotor. Pasalnya, 3 RS/Klinik tersebut menggunakan bahu jalan sebagai lahan parkir untuk pengunjung atau keluarga Pasien. Akibatnya, setiap hari, utamanya pada pagi hari waktu akitifitas padat ( berangkatnya siswa sekolah) dan pada saat Sore hari disepanjang jalan tersebut sering terjadi kemacetan yang parah.
Pantau Detak, disepanjang jalan yang panjangnya hanya sekitar 300 Meter tersebut berjejer dari arah timur kebarat, RS Larasat i, RS Sakinah (dulu Klinik Bunda), dan RS Assyifa.
3 RS/Klinik tersebut menggunakan bahu kiri dan kanan jalan sebagai lahan parkir untuk keluarga pasien dan pengunjung.
Walaupun sudah lama menjadi lahan parkir dan sebagai biang kemacetan, belum ada tanda-tanda teguran dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pamekasan sehingga di sepanjang jalan yang hanya khusus kendaraan bermotor itu tidak digunakan sebagai lahan Parkir.
"Setiap lewat disini pasti macet, lebih-lebih kalau waktu siswa sekolah berangkat atau pulang" kata Jhoni, (32 tahun) Pekerja bangunan yang sering melintas di kawan Mandilaras.
Anehnya juga, 3 RS/Klinik tersebut dalam perizinannya bisa mendapatkan Izin Operasional dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan walaupun salah satu syarat untuk mendapatkan izin operasional salah satunya adalah "lahan parkir yang mumpuni". (Yan)

0 comments:

Posting Komentar