Proyek Normalisai Kali dan Pengerukan Rp 17,9 M Sengsarakan Masyarakat


SUMENEP--Proyek normalikasi kali/ sungai di Desa Kertasada Kecamatan Kalianget senilai Rp 17,9 milyard yang dikerjakan oleh PT Tiara Multi Tekhnik pd akhir tahun 2013 hingga kini tak mmemberikan manfaatnya bagi warga. Sebaliknya proyek yang dikerjakan asal-asalan itu, keberadaannya kini justru menambah kesengsaraan bagi masyarakat nelayan yang berada sekitar wilayah Kertasada.

Hartono salah seorang warga setempat mengaku terpaksa menjual perahu yang menjadi tumpuan hidupnya harus dijual dengan keburu-buru. Hal itu karena  perahu miliknya  tidak bisa lagi melewati sungai tersebut. karena kehadiran proyek itu menjadi penyebab dangkalnya sungai.  "Menurut pemikiran saya penempatan balok beton di sebelah kanan muara sungai, itulah penyebab pendangkalan sungai kertasada ini," terang Hartono seakan tahu soal kearsitekan.
 
LSM: Proyek Yang Menyengsarakan
LSM Kelompok Peduli Perekonomian Rakyat (KAPRA), Arrahman, ST kepada wartawan menyangkan jika program pemerintah diimplementasikan dengan sia-sia. apalagi keberadaannya tambah menyengsarakan dan melumpuhkan bagi perekonomian masyarakat itu sendiri.  " Keberadaan ini menurut saya jelas melumpuhkan perekonomian warga setempat. artinya dengan kehadiran proyek tersebut jelas menyengsarakan masayarakat nelayan." terang arrahman.

Sementara Ketika dikonfirmasi melalui telepon celular kepala Dinas PU Pengairan Kab Sumenep Ir Eri Susanto, MT menyatakan pihaknya belum bisa memberikan jawaban "kami akan kroscek dulu dilapangan" katanya, Erik sapaannya. Erik juga mengatakan bahwa termin 100% nya juga masih belum dicairkan (nur)

0 comments:

Posting Komentar