Mantan Kades Laporkan Panitia Pilkades Marengan Laok


Sumenep—Pelaksanaan pemilihan Kepala Desa Marengan Laok, Kecamatan Kalianget  kini mulai bergejolak. Hal ini terbukti dengan pengaduan keberatan dan kekecewaan Muhammad mantan kades setempat terhadap panitia Pilkades  kepada pihak yang berwenang yakni Pemerintah Kabupaten Sumenep.
Dalam surat pengaduannya tertanggal 24 Oktober 2014 yang ditujukan kepada Camat setempat dan ditembuskan kepada Danramil dan Kapolsek Kalianget, Muhammad merasa dirampas hak-haknya dan dirusak privasinya. Pihaknya menuding panitia sengaja menjegal dirinya sehingga tidak diloloskan dalam penjaringan sebagai calon kades.
 "Saya sangat dirugikan oleh panitia dan tentunya hak-hak dan privasi saya sudah diinjak-injak oleh panitia," kata Muhammad ketika ditemui wartawan di Taman Adipura Jumat pagi (24/10). Ditanya langkah-langkah yang akan dilakukan untuk selanjutnya, ia mengaku tidak akan berhenti di situ. Artinya persoalan ini akan terus dinaikkan hingga akhirnya dapat terjawab siapa yang sebenarnya bersalah. "Yang pasti, saya akan tetap mencari keadilan dengan persoalan ini, hingga menemui jawaban yang sesuai dengan hukum dan perundang-undagan yang berlaku di negeri ini. Sebab semua tindakan dan kebijakan harus mempunyai payung hukum yang berlaku" pungkasnya.
Sementara itu Kabag Pemerintahan Desa Sumenep, Moh Ramli ketika ditemui wartawan ini menjelaskan bahwa dalam mengambil keputusan Panitia pilkades tidak mesti mengikuti Perda yang ada. "Panitia tidak mesti mengikuti perda," kata Ramli. Pertanyaanya. Apakah  panitia Pilkades bisa membuat aturan sendiri? Kita tunggu jawabannya yang pasti. (ang)  

0 comments:

Posting Komentar