Aliansi LSM Hentikan Bangunan Toko Tak Berijin


LSM: Hingga Kini kami tetap menunggu ketegasan pihak terkait, hingga tidak ada lagi orang yang merasa paling  kuat diatas hukum.

Sumenep--Aliansi LSM yang menamakan dirinya Forum Peduli Keadilan  (FPK) yang dipimpin Azizi Firdaus kemarin terpaksa harus menghentikan sebuah bangunan toko besar milik Zainal Hasyim yang terletak di Desa Prenduan, Kecamatan Pragaan, Sumenep. Alasannya bangunan tersebut didirikan diatas tanah milik orang lain yakni milik Hj. Astuti.
Tiga LSM itu antara lain LSM Laskar Mabes (diwakili Sawin) , LSM Reformasi (diwakili Azizi Firdaus), LSM JCW  (diwakili Fahmi) "Sebagai LSM, tentunya tidak harus menutup mata ketika ada persoalan-persoalan yang merusak tatanan sosial kemasyarakatan dan hukum. Walaupun pada akhirnya kami harus melimpahkan semua itu kepada aparat yang berwenang," tutur Azizi Firdaus. "Yang pasti, kami berbuat untuk masyarakat dan sebagai LSM tidak harus diam ketika ada salah satu masyarakat yang dirampas hak-haknya oleh masyarakat lainnya ataupun pemerintah, tentu saja memihak pada kebenaran." tambahnya.
Sebelumnya Zainal Hasyim mengaku bahwa took yang dibangunnya itu telah mengantongi izin dari Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BPPT) Sumenep. Namun setelah ditelusuri ternyata bangunan itu hanya mendapat izin dari oknum perijinan secara lisan.
Sementara itu Kepala Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BPPT) Sumenep, Herman Poernomo, Senin (27/11) menjelaskan, dalam mendirikan bangunan harus ada IMBnya "Kami sudah menghentikan bangunan took milik Zainal Hasyim. Penghentian kegiatan karena tidak memiliki ijin'," katanya. (ang/msw)



0 comments:

Posting Komentar