KPK Periksa Politikus Hanura Terkait Korupsi Haji

JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi menjadwalkan pemeriksaan atas politikus Partai Hanura, Erik Satrya Wardhana, Jumat 25 Juli 2014. Erik diperiksa terkait kasus dugaan korupsi dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 2012-2013.

"Diperiksa sebagai saksi untuk SDA (Suryadharma Ali)," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha.

Selain Erik, penyidik KPK juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi lainnya untuk diminta keterangannya, yakni Setyorini (Staf TU Menteri Agama), Farid Wadjadi (Staf Pengawal Wamenag) serta Wardatun N Soenjono (Swasta).

Wardatun diketahui merupakan istri dari Anggota Komisi IX DPR, Irgan Chairul Mahfiz. Wardatun dan Erik diketahui merupakan salah satu pihak yang termasuk ke dalam rombongan haji mantan Menteri Agama, Suryadharma Ali.

Diketahui, sejumlah keluarga dan kerabat dari mantan Menteri Agama, Suryadharma Ali tercatat masuk ke dalam rombongan haji tahun 2012-2013. Di antaranya, Wardhatul Asriyah (istri SDA) Rendika D Harsono (menantu SDA) serta lima orang adik Suryadharma.

Selain itu terdapat juga beberapa kerabat lain dari Partai Persatuan Pembangunan serta anggota DPR. Beberapa di antaranya, Ketua DPW PPP Banten, Mardiono dan juga Irfan Chairul Mahfiz mengakui ikut berangkat dalam rombongan haji SDA. Namun mereka mengatakan bahwa untuk keberangkatannya itu, mereka telah membayar ke Biro Perjalanan Haji Al-Amin.

KPK telah menetapkan Menteri Agama Suryadharma Ali sebagai tersangka dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2012-2013. Penetapan tersangka dilakukan setelah sebelumnya pimpinan KPK melakukan gelar perkara.

Suryadharma Ali diduga melanggar pasal 2 ayat 1 atau pasal 3 UU 31 tahun 1999, tentang tindak pidana korupsi juncto pasal 55 ayat 1 kesatu dan juncto pasal 65 KUHP.

(vvc/ren/bin)
BeritaLima Cyber Media Group » www.beritalima.comwww.sumateratime.comwww.satuwarta.comwww.caleg-indonesia.comwww.potretdesa.comwww.sumbaronline.com

0 comments:

Posting Komentar