Dua Ponakannya Jadi Korban Pesawat MH17, Vina Panduwinata Shock Berat

JAKARTA -- Duka atas jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17 di Ukraina juga sampai di Indonesia. Saat ini sedih dirasakan diva Vina Panduwinata. Sebab, dua keponakannya, Shaka Tamaputra Panduwinata dan Miguel Gyasi Panduwinata adalah penumpang pesawat naas yang ditembak roket anti pesawat itu.

"Benar ada dua keponakan Mama Ina dalam pesawat itu. Mereka keponakan mama Ina dari adiknya yang paling bungsu, adiknya mama Ina dari Belanda. Yang satu usianya 19 tahun, yang satu aku juga masih belum jelas berapa usianya," ungkap Inne, manajer Vina seperti dilansir RM Online.

"Mereka sudah seperti anak kandung mama Ina sendiri."

Mengetahui kerabatnya ada menjadi korban, pelantun hits Burung Camar itu langsung shock.

"Sampai sekarang mama Ina belum bisa memberikan keterangan apapun karena keluarga masih shock semua. Nanti kalau sudah tenang mama Ina pasti akan bicara," lanjutnya.

Shaka dan Miguel merupakan anak pertama dan ketiga dari Jani Panduwinata dan Shamira. Jani sendiri merupakan bungsu dari kakak beradik Panduwinata yang berjumlah sepuluh bersaudara.

Jani tinggal di Jakarta bersama anak bungsunya, sementara Shamira tinggal di Den Haag, Belanda, menemani tiga anak mereka yang lain, yaitu Shaka, Miguel dan Mikha, yang menimba ilmu di sana sejak empat tahun lalu.

Keduanya menaiki pesawat dengan rute Amsterdam-Kuala Lumpur itu untuk berlibur Lebaran di Indonesia. "Dari Belanda mau liburan ke Bali dan ke Jakarta juga bertemu dengan keluarga," jelasnya.

Sebelumnya, Boyke Panduwinata, salah satu kakak Vina, mengatakan bahwa ia kali pertama mengetahui kabar mengenai jatuhnya pesawat MH17 itu dari siaran berita televisi.

"Saya tahu dari TV, ada kejadian itu. Saya juga tahu, ada dua keponakan saya itu, Shaka dan Miquel, sedang terbang dengan Malaysia Airlines dari Amsterdam ke Kuala Lumpur," kata Boyke.

Boyke dan Jani mendapat kepastian bahwa Shaka dan Miguel memang menumpang MH17 dari pihak kerabat mereka di Belanda dan dari pihak Malaysia Airlines.

"Saya telepon ke Belanda. Seorang kakak ipar dari pihak Jani mengatakan memang Shaka dan Miguel naik pesawat itu. Dia yang mengantar Shaka dan Miguel ke bandara (Schiphol)," terang Boyke.

"Saya juga meminta bantuan pihak kantor saya untuk menelepon pihak Malaysia Airlines di Kuala Lumpur dan Amsterdam untuk memastikan bahwa keponakan-keponakan saya itu memang naik pesawat itu dan pihak Malaysia Airlines mengatakan bahwa mereka memang naik pesawat itu," kata Boyke lagi.

(rmo/bin)
BeritaLima Cyber Media Group » www.beritalima.comwww.sumateratime.comwww.satuwarta.comwww.caleg-indonesia.comwww.potretdesa.comwww.sumbaronline.com

0 comments:

Posting Komentar