Masukan Gubernur Jelang Peresmian Kantor Baru Dinas Prasjal Tarkim Sumbar

GEDUNG kantor baru Dinas Prasarana Jalan Tata Ruang dan Pemukiman (Prasjal Tarkim) Provinsi Sumatera Barat telah mendekati rampung, namun masih dalam proses pengerjaan. Meski demikian, gedung yang sedianya diresmikan pemakaiannya pada 3 Desember 2014 mendatang ini terpaksa dimanfaatkan lebih awal guna melayani keperluan masyarakat. Keterbatasan fasilitas tak menyurutkan langkah segenap abdi negara di gedung ini untuk mempersembahkan pelayanan terbaik bagi masyarakat.


"Insya Allah segala keterbatasan yang ada akan teratasi karena pada akhir tahun 2014 gedung ini akan diresmikan dan tentu saja beroperasi secara maksimal," ujar Kepala Dinas Prasjal Tarkim Sumbar, Ir. Suprapto, MM, ketika menerima kunjungan Gubernur Sumbar Prof. Dr. Irwan Prayitno, PSi, MSc, dalam rangka peninjauan gedung kantor baru yang berlokasi di Jalan Raya Taman Siswa, Kelurahan Padang Baru Timur, Kecamatan Padang Utara, tersebut.


Gubernur Irwan Prayitno pada kesempatan itu memberikan sejumlah masukan konstruktif.


Menurut dia, kendati belum dilakukan serah terima dari pihak kontraktor -- sehingga belum maksimal pemanfaatannya untuk pelayanan publik, namun untuk memandu masyarakat yang berurusan ia menyarankan gedung ini dilengkapi petunjuk arah berupa tanda panah. Di samping itu, perlu ada ruang tamu dan petugas resepsionis yang siap melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya.


"Beri masyarakat penjelasan. Jika ingin berurusan di kantor ini, apa-apa saja yang musti disiapkan? Berapa lama harus selesai? Ada atau tidak punggutan biaya? Kalau ada, berapa? Tolong berikan penjelasan. Jika tidak, tolong buatkan pengumumannya. Semua harus ada penjelasan dan kejelasannya. Kita selaku aparat pemerintah harus tegakkan disiplin, jangan ada pungutan-pungutan di luar ketentuan dalam melayani masyarakat di kantor ini," ujar gubernur menekankan.


* Suprapro: Masukan Berarti

Suprapto, mengakui, gedung yang mulai dibangun sejak tiga tahun ke belakang dan mematok pagu dana Rp 78 miliar dari APBD Sumbar ini memang belum rampung pengerjaannya. Menurut jadwal dan kontraknya, gedung ini diserahterimakan Oktober mendatang. Masih cukup lama waktunya. Namun, ketimbang ngontrak kantor di luar sehingga terkadang 600 lebih tenaga kerja di jajaran Dinas Prasjal Tarkim Sumbar tidak terawasi maksimal kinerja maupun keberadaannya, alhasil penempatan gedung kantor baru menjadi alternatif pilihan terakhir.


"Sebetulnya gedung ini masih dalam tanggungjawab kontraktor. Untuk nempel-nempel dan maku-maku saja kami belum boleh. Namun begitu sejumlah masukan dari Bapak Gubernur sangat berarti dan tentunya menjadi perhatian bagi kami. Insya Allah akan kami berupaya melengkapi," ujar Kepala Dinas Prasjal Tarkim Sumbar tersebut.


Terkait kinerja Dinas Prasjal Tarkim Sumbar, terutama untuk paket-paket pekerjaan tahun jamak dalam tahun 2014, Suprapto menegaskan bahwa seluruh paket tersebut harus rampung. Sebagai sampel, pekerjaan jalur dua Bay Pass telah 'teken kontrak' dengan pihak Korea, yang peletakan batu pertamanya dilaksanakan pada Mei ini.


Begitu juga dengan proyek jalan Sicincin Malalak, yang menurut Suprapto akan dilanjutkan kembali pekerjaannya dan diakui masih ada kendala pada empat lokasi, masing-masing dua lokasi Kabupaten Padang Pariaman dan dua lainnya di Kabupaten Agam. Seperti halnya tahun lalu, persoalan sehingga pekerjaan tertunda terkait dengan belum tuntasnya pembebasan tanah.


(***)

BeritaLima Cyber Media Group » www.beritalima.comwww.sumateratime.comwww.satuwarta.comwww.caleg-indonesia.comwww.ipppk.comwww.potretdesa.com

0 comments:

Posting Komentar