Menag Tersangka Korupsi Haji, Presiden Belum Tentukan Sikap Resmi

JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi telah menetapkan Menteri Agama Suryadharma Ali sebagai tersangka kasus dugaan korupsi penyelenggaraan haji 2012-2013. Informasi penetapan tersangka itu pun telah sampai ke telinga Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang tengah berada di Manila dalam kunjungan kenegaraan ke Filipina.

"Presiden telah mendengar namun belum mendapatkan pemberitahuan resmi, lazimnya akan ada surat tembusan dari KPK," kata Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha di Manila, seperti dikutip dari setkab.go.id, Jumat (22/5/2014).

Meski begitu, sambung Julian, Presiden SBY belum nenentukan sikap resminya.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Busyro Muqqodas menyatakan KPK menetapkan Menteri Agama Suryadharma Ali sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan haji. "Sudah naik ke penyidikan dengan SDA (Suryadharma Ali) dan kawan-kawan sebagai tersangka," katanya.

Pada Selasa 6 Mei lalu, KPK meminta keterangan Suryadharma Ali dalam penyelidikan dugaan korupsi penyelenggaraan haji. Saatitu Suryadharma mengaku tidak mampu menjangkau terlalu detail ke jajaran di bawahnya terkait penyelidikan dugaan korupsi penyelenggaraan haji oleh KPK.

Suryadharma mengatakan Tim Penyelidik KPK menanyakan penyelenggaraan haji pada 2012-2013 terutama pengadaan katering dan pengadaan perumahan di Arab Saudi. Ia mengatakan keberadaan pemondokan-pemondokan haji yang tidak layak baru diketahui ketika evaluasi penyelenggaraan pada empat hari hingga lima hari setelah penyelenggaraan haji.

Suryadharma mengatakan dana total haji selama 1 tahun hingga saat ini berjumlah sekitar Rp 70 triliun dan manfaat atau bunga dari dana itu dikembalikan kepada jamaah dalam bentuk peningkatan kualitas layanan.

(l6c/rth/bin)
BeritaLima Cyber Media Group » www.beritalima.comwww.sumateratime.comwww.satuwarta.comwww.caleg-indonesia.comwww.ipppk.comwww.potretdesa.com

0 comments:

Posting Komentar