Fadli Zon: Kalau di Amerika, JK Sudah Mundur dari Cawapres

JAKARTA -- Video JK meragukan kapasitas Jokowi marak beredar di Youtube. Waketum Gerindra Fadli Zon bersuara keras terkait video tersebut, meski JK sudah menjelaskan video itu diambil saat Jokowi baru saja jadi Gubernur DKI.

"Nah itu yang harus menjawab Pak JK, kalau di Amerika pasti sudah mundur itu. Bagaimana ada seseorang menyampaikan kalau tidak salah begini: kalau Pak Jokowi jadi presiden, hancur negara ini. Aduh, kalau di luar negeri kalau video itu diunggah pasti mundur itu (yang bicara)," kata Fadli kepada wartawan di rumah Polonia, Jl Cipinang Cimpedak, Jakarta Pusat, Senin (26/5/2014).

Menurut Fadli, perubahan sikap JK yang dulu terkesan meremehkan Jokowi dan kini memuji adalah hal yang fatal. Menurut Fadli seharusnya JK menjelaskan terbuka.

"Ini saya bukan provokasi. Itu menurut saya satu hal yang sangat fatal, karena itu pendapat yang terekam, bukan rekayasa. Harus dijelaskan kepada publik maksudnya apa. Karena menurut saya tidak perlu ada interpretasi lain. Jadi pak Jusuf Kalla sendiri berpendapat kalau Pak Jokowi menjadi presiden negara ini akan hancur," katanya.

Video JK kala meragukan kapasitas Jokowi mulai beredar di Youtube sejak Sabtu (24/5/201S) lalu. Sampai Senin (26/5/2014), video JK mengenakan batik merah tua yang mengomentari pencapresan Jokowi semakin ramai beredar di Youtube.

"Siapa bilang Jokowi tidak punya pengalaman dia kan Gubernur DKI, pengalamannya jadi Wali Kota Solo. Tapi jangan karena dia terkenal di Jakarta tiba-tiba dicalonkan presiden. Bisa hancur negeri ini, bisa masalah negeri ini," kata JK dalam video tersebut.

Namun JK sudah mengklarifikasi hal ini. Menurut JK video itu diambil saat Jokowi baru jadi gubernur DKI.

"Itu wawancara sebenarnya tahun 2012. Pada saat itu Jokowi (baru menjabat) beberapa bulan dan saya tentu punya tanggungjawab bahwa Jakarta harus sukses dan waktu itu Jokowi belum apa-apa. Masa belum apa-apa sudah dikaitkan dengan Pilpres? Kebetulan saya ditanya soal Jokowi untuk presiden waktu itu," kata JK.

JK menuturkan kondisi saat ini sudah jauh berubah. Dia memuji Jokowi yang sudah sukses membangun Jakarta.

"Jokowi dalam waktu dua tahun melakukan langkah-langkah yang cukup baik dan memiliki kemampuan. Ingat kata kata akhir saya waktu itu kalau mampu," kata JK.

(dtc/ear)
BeritaLima Cyber Media Group » www.beritalima.comwww.sumateratime.comwww.satuwarta.comwww.caleg-indonesia.comwww.ipppk.comwww.potretdesa.com

0 comments:

Posting Komentar