Jago Merah Amuk Rumah Kontrakan, 17 KK Kehilangan Tempat Tinggal

PADANG - Jago merah mengamuk. Sebuah rumah dengan 17 kamar kontrakan dilalap hingga ludes di jalan Padang Pasir No. 45 RT 04/RW V Kelurahan Padang Pasir Kecamatan Padang Barat. Kendati tak ada korban jiwa dalam kejadian naas Sabtu (12/4/2014) pagi tersebut, namun 16 kepala keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal dan seorang warga dilaporkan menderita luka bakar saat membantu pemadaman api.

Kepala Bidang Pemadam kebakaran BPBD dan Damkar Kota Padang, Eddy Asri menyebutkan, terbakarnya rumah semi permanen tersebut dipicu ledakan kompor gas. Api dengan cepat menjalar ke bagian rumah yang sebagian besar terbuat dari bahan kayu, sehingga mudah terbakar.

"Api mulai menjalar sekitar pukul 6 lewat 10 menit tadi, lalu menghanguskan keseluruhan rumah tersebut. Untungnya api cepat teratasi sebelum menjalar ke bangunan lain," kata Eddy.

Kebakaran ini sempat membuat panik penghuni yang berjumlah 60 jiwa, terdiri dari 17 KK.. Warga sekitar juga turun tangan membantu pemadaman api sebelum petugas damkar tiba di lokasi.

"Untungnya tak ada korban jiwa dalam kejadian ini," sebut Edi.

* Warga Luka Bakar

Kendati tak ada korban jiwa, seorang warga (berjenis kelamin pria) yang berupaya membantu pemadaman api dilaporkan menderita luka bakar pada bagian lengan dan sempat menjalani perawatan di puskesmas setempat.

Akibat terbakarnya rumah berukuran 12 x 30 meter ini, pihak Damkar memperkirakan  kerugian diderita pemilik yang diketahui bernama Nengsih (45) ini mencapai sekitar Rp 250 juta. Belum termasuk harta benda milik para pengontrak yang ditaksir mencapai ratusan juta.

Diungkapkan Eddy, untuk menanggulangi kebakaran ini, pihaknya mengerahkan sedikitnya 30 orang personil dengan empat unit armada pemadam. " Api berhasil dipadamkan dalam 40 menit setelah melokalisir api agar tak menjalar ke bangunan lain," tandasnya.

(pmc/rko/ede)
BeritaLima Cyber Media Group » www.beritalima.comwww.sumateratime.comwww.satuwarta.comwww.caleg-indonesia.comwww.ipppk.comwww.potretdesa.com

0 comments:

Posting Komentar