Empat Tahun Berproduksi Tanpa Legalitas, Pabrik Mie "Cap Nenas" Resahkan Warga

PADANG -- Warga Komplek Vilaku Indah I, Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji dibikin resah oleh keberadaan pabrik pembuatan mie kuning dan kerupuk merah "merk Nenas" yang diduga berproduksi secara illegal. Empat tahun lebih berproduksi, sangat banyak dampak buruk yang dirasakan warga, antara lain pencemaran lingkungan seperti pembuangan limbah produksi yang tidak terkelola dengan baik, polusi udara, serta kebisingan yang disebabkan oleh alat produksi.

"Sebagai ungkapan komplain atas kondisi yang ada, berbagai upaya telah kami lakukan. Bahkan persoalan yang ada telah kami laporkan kepada pihak-pihak berkompeten agar meninjau keberadaan pabrik tersebut, termasuk Wali Kota Padang. Namun sayang, komplain yang telah kami sampaikan sejak 28 Oktober 2010 belum kunjung ada tindaklanjut," ungkap warga yang bermukim di seputar pabrik dimaksud.

Menurut warga, keberadaan pabrik mie kuning dan kerupuk merah yang sama sekali belum pernah meminta izin warga sebelum beroperasi tersebut telah melanggar Perda No. 5 Tahun 1985 tentang K-3 (Kebersihan, Keamanan dan Ketertiban) dan Perda No. I Tahun 2005 tentang Ketertiban Umum dan Ketertiban Masyarakat).

Menjawab sinyalemen bahwa pabrik mie kuning dan kerupuk merah "Merk Nanas" yang dikelolanya beroperasi secara illegal, Nila Siregar yang dikonfirmasi ke ponselnya nomor 0813741894xx mengakui bahwa izin yang dikantonginya baru berupa IMB (Izin Mendirikan Bangunan) dan SITU (Surat Izin Tempat Usaha) atas nama "Toko Bella".

Menurut Nila lagi, SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan), TDP (Tanda Daftar Perusahaan), NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) dan AMDAL (Analisa Dampak Lingkungan) masih dalam proses pengurusan. Dari keterangan Nila tersebut, terungkap bahwa pabrik yang dikelolanya hanya mengantongi IMB dan SITU berupa toko, tanpa dilengkapi dokumen-dokumen pendukung layaknya sebuah industri pengolahan bahan makanan sesuai ketentuan dan aturan berlaku.

(tim)

BeritaLima Cyber Media Group » www.beritalima.comwww.sumateratime.comwww.satuwarta.comwww.caleg-indonesia.comwww.ipppk.comwww.potretdesa.com

0 comments:

Posting Komentar