Diamkan Persoalan Pendidikan Pessel, Bupati Nasrul Abit Ikut 'Bermain'?

PADANG -- Mencuatnya beragam persoalan di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Pesisir Selatan memancing jajaran Dewan LSM Bersatu (DLB) Provinsi Sumatera Barat untuk angkat bicara sekaligus unjuk sikap bahwa persoalan-persoalan yang timbul butuh perhatian seluruh pihak yang berkompeten dalam memajukan pendidikan di Pessel, termasuk bupati setempat.

DLB memandang, sejauh ini Nasrul Abit selaku bupati cenderung bersikap diam seolah-olah "fenomena memprihatinkan" sektor pendidikan di Pessel bukan hal menarik yang perlu ditanggapi serius.

Terkait persoalan-persoalan di lingkungan Disdik Pessel, DLB Sumbar telah berupaya memintai tanggapan Bupati Nasrul Abit via SMS ke ponsel ajudannya. Balasan sang bupati, seperti ditulis ajudan via SMS, berbunyi: "Kata bapak silahkan dengan kepala dinasnya, Bupati tidak bersedia ditemui". Demikian diungkapkan Ketua DLB Sumbar, Mayor (Purn) TNI AD Samsir Burhan yang dijumpai di Padang, baru-baru ini.

Menurut dia, tak sepatutnya seorang bupati bersikap diam di tengah aneka persoalan di tubuh Disdik Pessel. "Ini sudah tidak logis. Sikap demikian, bisa memancing asumsi bahwa Nasrul Abit selaku bupati ikut 'bermain' ," ujar Samsir.

Seperti diberitakan sebelumnya, wajah pendidikan Kabupaten Pessel semakin hari semakin buram saja. Kondisi ini setidaknya tergambar dari sepak terjang segelintir oknum yang disinyalir menjadikan sektor pendidikan di kawasan pesisir laut Provinsi Sumatera Barat sebagai lahan empuk untuk mendulang uang. Praktek "sunat – menyunat" anggaran pendidikan, hingga mencuatnya realita bahwa para kepala sekolah (kepsek) diperlakukan tak obahnya "sapi perahan", terkesan dilegalkan di kabupaten yang saat ini dipimpin Bupati Nasrul Abit tersebut. Belakangan, mencuat pula informasi seputar praktek "sunat menyunat" dana sertifikasi guru. (Baca: Wajah Buram Pendidikan Pessel: Praktek "Sunat Menyunat" Terkesan Dilegalkan-red)

"Kalau benar ini yang terjadi, kasihan kita kepada para kepala sekolah dan guru – guru jadi terbebani, karena itu, DLB Sumbar meminta aparat penegak hukum tidak berdiam diri dengan persoalan di Disdik Pessel. Persoalan ini perlu diusut tuntas untuk membongkar siapa oknum di baliknya," tegasnya Samsir Burhan diamini Sekretaris DLB Sumbar, Asnul Fitri.

(tim)
BeritaLima Cyber Media Group » www.beritalima.comwww.sumateratime.comwww.satuwarta.comwww.caleg-indonesia.comwww.ipppk.comwww.potretdesa.com

0 comments:

Posting Komentar