Headlines News :
**Dewan Redaksi "NewsDetak" menerima kiriman tulisan dan artikel dari pembaca**NewsDetak adalah media online yang menyajikan berita aktual, dan pemikiran yang konseptual**Jangan lewatkan hari-hari Anda untuk mampir di laman NewsDetak**

Ketum Dharma Pertiwi Dampingi Ibu Negara Uji Coba Naik MRT Jakarta

Ketua Umum (Ketum) Dharma Pertiwi, Ny. Nanny Hadi Tjahjanto mendampingi Ibu Negara, Ny. Iriana Joko Widodo dan Istri Wapres, Mufidah Jusuf Kalla bersama Menhub RI, Budi Karya Sumadi dan sejumlah isteri Menteri yang tergabung dalam anggota Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE KK) mengikuti uji coba naik Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta, Senin (18/3/2019).
 
Adapun rute uji coba MRT Jakarta, dimulai dari Stasiun Bundaran Hotel Indonesia menuju Stasiun Lebak Bulus dan kembali lagi ke Stasiun Bundaran Hotel Indonesia.
 
MRT Jakarta atau Angkutan Cepat Terpadu Jakarta adalah sebuah sistem transportasi transit cepat menggunakan kereta rel listrik. Proses pembangunan telah dimulai pada tanggal 10 Oktober 2013 dan diperkirakan selesai pada 1 Maret 2019.
 
Fase pertama MRT sebanyak 13 stasiun yang tersebar dari Bundaran Hotel Indonesia hingga Lebak Bulus. Total jarak yang ditempuh melalui 13 stasiun tersebut adalah sejauh 16 kilometer. Adapun waktu yang dihabiskan dalam satu kali perjalanan selama 30 menit.
 
PT MRT Jakarta akan melakukan uji coba untuk publik selama dua pekan ke depan, mulai tanggal 12 s.d. 24 Maret 2019.   Setiap harinya, PT MRT akan menyediakan kuota penumpang yang berbeda.
 
Pada tanggal 12 Maret 2019 sebanyak 4.000 orang, 13 Maret 2019 (8.000 orang), 14 Maret 2019 (12.000 orang), 15 Maret 2019 (16.000 orang), 16 Maret 2019 (20.000 orang), 17 Maret 2019 (24.000 orang) dan tanggal 18 s.d 24 Maret sebanyak 28.800 orang.
 

Gubernur Khofifah Ajak Pesantren Bersiap Hadapi Industri 4.0


KEDIRI,  Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengajak pesantren untuk ikut bersiap menghadapi revolusi industri ke 4 atau industri 4.0. Salah satu caranya dengan memanfaatkan pengembangan jejaring yang telah dimiliki oleh pesantren berbasis digital.
"Industri 4.0 ini telah berjalan, dan jika ingin ambil bagian maka pesantren perlu mempercepat jejaring yang dimiliki melalui digitialisasi," ungkap Khofifah sapaan akrab Gubernur Jatim saat menjadi pembicara pada acara Kuliah Umum di Aula Muktamar Institut Agama Islam Tri Bhakti (IAIT) Lirboyo, Kediri, Senin (18/03).

Gubernur Khofifah menjelaskan, saat ini beberapa jenis model bisnis dan pekerjaan di Indonesia sudah terkena dampak arus digitalisai. Dicontohkan, toko konvensional yang ada sudah mulai tergantikan dengan model bisnis marketplace. Selain itu, juga taksi atau ojek tradisional posisinya juga sudah mulai tergeserkan dengan moda-moda berbasis online.

"Pilihannya yaitu jika kita tidak mampu mengalahkan mereka, maka mari berkolaborasi," tukas Gubernur Jatim perempuan pertama di Jatim ini sembari menambahkan kolaborai bisa dilakukan dengan marketplace yang sudah ada seperti bukalapak,tokopedia,shopee, dan beli-beli.

Ditambahkan, terdapat lima sektor prioritas sebagai upaya meningkatkan daya saing dan produktivitas menghadapi industri 4.0. Lima sektor tersebut berturut-turut yakni industri makanan dan minuman (mamin), industri kimia, industri tekstil dan pakaian jadi, industri otomatif, dan industri elektronika.

"Sektor mamin merupakan yang tertinggi, dan sepertinya kita semua bisa mengambil bisnis ini," terangnya sambil menegaskan bahwa bisnis mamin yang dihasilkan harus mengedepankan inovasi, sehat dan higienis, serta menarik.

Selain itu, terkait inovasi Gubernur Khofifah juga sudah meminta ke Duta Besar Cina terkait penerapan teknologi agro, khususnya teknologi bunga mawar dan anggrek. Menurutnya, pada tahun 2001 Cina sudah bisa membuat informasi teknologi pengolahan agro, sehingga informasi kapan bunga tersebut mekar akan bisa diketahui.  

"Kediri memiliki sektor agro bunga anggrek yang luar biasa, karenanya teknologi ini harus kita ambil. Dan IAIT Lirboyo bisa ikut ambil peran dalam pengembangannya," tukas Gubernur Khofifah yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Menteri Sosial pada Kabinet Kerja.

Lebih lanjut disampaikan, inovasi-inovasi ini juga terkait kesiapan implementasi program one pesantren one product (OPOP). Karenanya, dirinya mengajak semua pihak khususnya pesantren untuk ikut mengambil hikmah adanya industri 4.0  "Saya ingin mengajak semua pihak untuk ikut melompat masuk dalam industri 4.0, sehingga berbagai penguatan bisa kita lakukan di berbagai sektor," pungkasnya..

Turut hadir dalam kegiatan ini, antara lain Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar, Rektor IAIT Lirboyo KH. Abdullah Kafabihi Mahrus, pengurus Ponpes Lirboyo, Forkopimda Kota Kediri, serta ratusan mahasiswa-mahasiswi IAIT Lirboyo Kediri. (rr)


Keunggulan MC-21, Pesawat Rusia Yang Akan Digunakan Merpati Terbang Kembali




JAKARTA-- Bukan pabrikan Airbus atau Boeing yang dipilih Merpati jika boleh terbang kembali, pesawat yang dirakit oleh Irkut Corporation menjadi pilihan manajemen untuk melayani penerbangan. Irkut Corporation merupakan produsen pesawat asal Rusia dan perusahaan ini memproduksi berbagai jenis pesawat seperti pesawat tempur, pesawat komersial dan pesawat latih. Merpati Nusantara Airlines memilih untuk menggunakan pesawat komersial buatan Irkut Corporation jenis MC-21,

 Irkut Corporation adalah produsen pesawat Rusia, anggota United Aircraft Corporation (UAC) dan perusahaan ini dikenal sebagai produsen dari pesawat Su-30 Sukhoi. Kehebatan MC-21 ini jika dibandingkan dengan kompetitornya, seperti Boeing 737 atau Airbus 320 adalah pesawat jet ini bermesin ganda untuk penerbangan jarak menengah dengan kapasitas 150-212 penumpang. 

Pesawat ini dikembangkan dengan tujuan untuk bersaing dengan Airbus A320 dan Boeing 737 MAX dan menggantikan sisa era Soviet Yakovlev Yak-42, Tupolev Tu-134, Tupolev Tu-154, dan pesawat Tupolev Tu-204/214. Saat ini maskapai pertama dan terbesar yang telah menggunakan MC-21 adalah Aeroflot yang pengiriman 50 pesawat pertama telah dimulai pada akhir 2018 dan awal 2019.

UAC bermaksud untuk menjual jet ke daerah-daerah yang secara tradisional membeli jet Rusia - India, Cina, Asia Tenggara dan Amerika Latin. Para pengembang mengklaim bahwa MC-21 akan lebih cepat dan lebih murah daripada Boeing 737 dan Airbus A320. Jet Rusia akan memiliki kecepatan jelajah 870 kilometer per jam, sementara pesaing hanya mencapai 842 dan 828 kilometer per jam. Dengan jarak jelajah yang diklaim lebih panjang 600 km dari para pesainganya ini, pesawat MC-21 memiliki harga jual yang jauh lebih murah dibanding A320 dan Boeing 737#ctl


BTR-4M Telah Lulus Uji Oleh Kementrian Pertahanan Republik Indonesia"Kemhan RI"




JAKARTA-- Korps Marinir TNI AL (Kormar) telah mengoperasikan lima APC amfibi BTR-4M yang dipasok oleh Ukraina pada tahun 2016, para prajurit Marinir mengakui keandalan dan kemudahan pengoperasiannya serta multi-purpose capability yang dimiliki oleh APC buatan Ukraina.

 Para pengamat berpendapat bahwa sangat penting bagi Marinir Indonesia memiliki APC 8x8 yang ringan, mampu bergerak dalam kecepatan tinggi dan dapat dengan mudah bermanuver di jalan-jalan yang sempit dan berbukit, onroad di dalam kota maupun offroad.

 BTR-4M telah lulus uji oleh Kementrian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI) pada awal tahun 2017. Tim Kemhan menyatakan bahwa BTR-4M telah sesuai dengan (comply with) spesifikasi teknis yang telah ditentukan. Pernyataan tersebut tertera dalam Certificate of Final Acceptance yang dikeluarkan oleh Kemhan RI pada 3 April 2017. BTR-4M merupakan kendaraan berpenggerak 8 roda (8x8 wheel vehicle) yang digerakkan oleh mesin diesel berkapasitas 11,9 liter turbocharged 6-cylinder merek Deutz, yang dapat menghasilkan output 515 horsepower maximum 1800 rpm.Dua BTR-4M Indonesia dilengkapi dengan uninhabited combat turret BM-7 "Parus" dengan automatic gun ZTM-1 berkaliber 30-mm, grenade launcher 30 mm dan automatic gun 7,62 mm dan anti-tank guided missile system Barrier. Sedangkan tiga kendaraan lainnya masing-masing dilengkapi dengan sebuah combat turret automatic gun 7,62 mm. BTR-4M merupakan basic armored vehicle untuk melengkapi marinir dan pasukan reaksi cepatnya (quick-reaction forces) yang dapat beroperasi dan melakukan misi-misinya pada siang dan malam hari dalam berbagai cuaca (operating temperature range from -40 up to +55 C) di medan off-road, on hard-surface, dan lautan.

Kerja sama antara RI-Ukraina pada tahun 2016  sempat muncul usulan agar Kemhan mempertimbangkan kembali usulan Ukraina agar Indonesia membeli kendaraan lapis baja 4-M buatan Ukraina, karena  Thailand dan Kroasia memiliki pengalaman tak menyenangkan saat memesan tank  T-84 Oplot dan pesawat tempur MIG-21 buatan Ukraina. Presiden Petro Poroshenko memimpin  secara langsung rombongan kabinet pemerintahan Ukraina ke Indonesia antara 5-7 Agustus 2016.  Pada pertemuan Presiden Jokowi dengan Presiden Poroshenko, kedua kepala negara menandatangani perjanjian kerja sama di bidang pertahanan. Pada Oktober 2016, Global Future Institute (GFI) menyelenggarakan diskusi terbatas membahas berbagai rencana dan langkah-langkah strategis yang sebaiknya dilakukan Kemhan, khususnya dalam hal pembelian Alutsista dari negara-negara lain, baik dari Eropa Barat. Eropa Timur maupun Republik Rakyat Cina.
Khusus terkait Ukraina, menyusul pertemuan Presiden Jokowi dengan Presiden Ukraina, diskusi GFI sampai pada kesimpulan bahwa kerja sama militer dengan Ukraina sama sekali tidak layak dan sebaiknya tidak ditindaklanjuti ke tingkat yang lebih strategis. Ada beberapa pertimbangan. 

Terutama terkait kualitas kendaraan militer seperti tank. Salah seorang peserta diskusi yang kebetulan berpengalaman menjadi rekanan Kemhan sejak era pemerintahan Soeharto hingga era Reformasi, pernah meriset  kerja sama Ukraina dengan Thailand. Pada perjanjian kerja sama pertahanan tersebut, Ukraina diwajibkan memasok 49 unit Tank T-84 Oplot. 

Kenyataannya, Ukraina hanya sanggup memasok 10 unit. Artinya, Ukraina dinyatakan gagal memenuhi kewajiban memasok 39 unit sisanya. Alhasil, pemerintah Thailand pun memutuskan menolak mengikutsertakan Ukraina dalam berbagai tender pembelian peralatan militer Thailand. Sementara terkait kewajiban memasok 39 unit T-84 Oplot,  Ukraina menggantinya dengan tank buatan Amerika Serikat yang sudah lama dan buruk kualitasnya. Pemerintah Thailand pun tidak puas dengan penggunaan 200 unit Tank GIR 3-EI yang tidak bagus kualitasnya.

Bagaimana dengan produk pesawat tempur seperti MIG-21 buatan Ukraina? Ukraina pada 2015 ternyata pernah mengekspor pesawat MIG-21 tersebut ke Kroasia, negara tetangga  yang berada di kawasan Eropa Timur. Menariknya, pada Maret 2016, polisi militer Kroasia mendapati adanya tindak korupsi terkait perbaikan pesawat yang diekspor dari Ukraina tersebut. Fakta menarik terungkap, dari 12 pesawat MIG-21 yang dibeli pemerintah Kroasia, sebanyak sembilan di antaranya rusak. Dengan kata lain, pesawat yang dalam keadaan relatif baik hanya tiga unit.

 Hasil penyelidikan dan pengusutan yang dilakukan Polisi Militer Kroasia menunjukkan, sebanyak lima unit dari 12 pesawat tempur yang dibeli Kroasia dari Ukraina tersebut, ternyata dulunya milik Yaman. Bahkan lima pesawat tersebut merupakan hasil rakitan negara-negara lain seperti Bulgaria. Pihak Bulgaria dikabarkan pernah melaporkan kepada North Atlantic Treaty Organization (NATO-Pakta Pertahanan Atlantik Utara) bahwa MIG-21 pada dasarnya tidak layak. Hal yang lebih mencengangkan, ternyata nota registrasi pesawat yang dijual Ukraina ke Kroasia adalah palsu. Nampaknya, krisis ekonomi yang melanda Ukraina, serta dihentikannya kerja sama Ukraina-Rusia dalam bidang industri militer telah menghancurkan kualitas industri militer Ukraina. Bagaimana dengan Indonesia? #ctl

Cegah Narkoba, Divif 2 Kostrad Selenggarakan Sosialisasi P4GN

Dalam rangka mencegah dan meluasnya bahaya Narkoba, Divisi Infanteri 2 Kostrad menyelenggarakan sosialisasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Asisten Kasdivif 2 Kostrad, Letkol Inf Deni Eka Gustiana di Gedung Sandoyo Markas Divisi Infanteri 2 Kostrad, Singosari, Malang. Selasa, (12/3).

           

Acara yang dilaksanakan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada prajurit, tentang dampak negatif Narkoba, sehingga diharapkan para prajurit mendapatkan gambaran dalam upaya mencegah diri dan keluarga dari pengaruh bahaya Narkoba serta merupakan aksi nyata untuk membentengi para prajurit beserta keluarganya dari pengaruh Narkoba, mengingat peredaran Narkoba sudah merambah disegala lini dan lapisan masyarakat, termasuk di lingkungan militer.

 

Letkol Inf Deni Eka Gustiana menyampaikan bahwa untuk menanggulangi bahaya Narkotika diperlukan kebijakan dan strategi kampanye atau sosialisasi tentang bahaya Narkoba yang komprehensif, multi disiplin, terkoordinasi serta terpadu, konsisten, tepat waktu, berkelanjutan dan keterkaitan.

 

Sementara itu dari Kepala BNN Kota Malang, AKBP Bambang Sugiharto, menyampaikan bahwa peredaran Narkoba di Indonesia saat ini sudah sangat membahayakan dan sudah masuk pada tingkat darurat.

 

Lebih lanjut AKBP Bambang Sugiharto mengatakan, Panglima TNI sudah menekankan kepada seluruh prajuritnya bahwa siapapun yang terlibat dengan Narkoba, menyebarkan atau sekedar menggunakannya akan diberikan sanksi tegas berupa pemecatan.

 

AKBP Bambang Sugiharto menyampaikan bahwa para pengguna Narkoba di Indonesia semakin tahun semakin meningkat jumlahnya, hal ini disebabkan karena ingin coba-coba, gaya hidup (lifestyle) dan adanya tekanan hidup yang mengakibatkan penggunanya mengalami gangguan kesehatan dan kejiwaan.

 

Menurutnya, ciri-ciri pengguna Narkoba dapat dilihat dari adanya perubahan tingkah laku, pergaulan lingkungan, kebiasaan dan gaya hidup yang tak lazim serta adanya penurunan/gangguan kesehatan secara fisik dan mental.

 

Pada kegiatan sosialisasi P4GN ini diikuti sebanyak 400 prajurit dari 6 Satuan Jajaran Divisi Infanteri 2 Kostrad yang meliputi Yonarmed 1 Kostrad, Denma, Denpal, Denpom, Ajen dan Denhub Divif 2 Kostrad.

 

Kegiatan sosialisasi P4GN ini merupakan aksi nyata untuk membentengi para prajurit beserta keluarganya dari pengaruh Narkoba. Mengingat peredaran Narkoba sudah merambah disegala lini dan lapisan masyarakat, termasuk di lingkungan militer.

Menag RI : Kita Perlu Moderasi Agama Agar Tidak Berlebih - Lebihan

JAKARTA,   Halaqah Pengembangan Pendidikan Islam (HAPPI) 2019, yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama RI. Senin (11/3/2019) di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta. Menteri yang diberi waktu bicara oleh Dirjen Pendis Kemenag hingga pukul 11.17 wib menyampaikan bahwa istilah Halaqah banyak persepsi yang dilontarkan tokoh agama di daerah. Ia pun menyebutkan dalam pertemuan itu sangat strategis untuk mendapatkan cara pandang untuk mengembangkan cara pandang yang baik.

Tema yang diusung Dirjen Pendis terhadap acara HAPPI 2019 itu adalah mengenai Moderasi Beragama Untuk Pendidikan Islam Yang Maju dan Berbudaya. Dalam ungkapannya ia mencontohkhan dua tokoh agama besar yaitu tokoh NU dan Muhammadiyah. Oleh karena itu menurutnya, dalam pendidikan agama Islam tidak hanya transfer ilmu saja akan tetapi harus memiliki esensi yang dapat membentuk perilaku dan akhlaq.

Lebih lanjut diungkapkan Lukman Hakim Saifuddin, mengeni moderasi pokok beragama, tuhan menurunkan ajaran yang sempurna. Laku setelah turun ke muka bumi dipersepsikan oleh manusia yang konon kabarnya perspektifnya terbatas dan berbeda - beda. Menurutnya dalam penafsiran agama tidak ada yang tunggal melainkan banyak persepsi yang multi tafsir.

Oleh karena itu dijelaskan Menag Lukman Hakim, setiap ajaran agama harus ada buku pedomannya. Agar tidak terjerumus dalam teks - teks yang berlebihan. Maka dari itu menurut pandangan Lukman Hakim perlu moderasi agama agar tidak berlebih - lebihan.

"Moderasi agama adalah ikhtiar bagaimana cara pandang perilaku bisa kembali ke tengah moderat. Jadi kita harus berbaik sangka bukan berburuk sangka," tandasnya.

Lebih jauh ditegaskan Menteri Agama, bahwa Kementerian Agama mendapat urutan empat besar dalam alokasi anggran. Pertama PUPR, Menhan, Kepolisian, dan keempat Kemenag. Dari Kementerian Agama terus berupaya untuk menggolkan anggaran yang cukup besar untuk pendidikan islam. ddm

Ikan Mabuk Melimpah, Pladumania Menyerbu Sungai Brantas

Kediri. Fenomena pladu atau ikan dalam kondisi mabuk, pasca mekanisme flushing atau penggelontoran, menjadi perhatian pladumania untuk mengadu nasib dipinggiran Sungai Brantas. Pladumania rela duduk ditepian Sungai Brantas sambil menunggu tanda-tanda datangnya ikan dalam skala besar. 

Dari keterangan Danramil Kota Kapten Arm Bangun Budi Adi, penggelontoran air di waduk Lodoyo dan Wlingi, sebelumnya memang sudah diketahui warga, dan merekapun menyambut kedatangan fenomena tahunan tersebut. senin (11/3/2019)

Penggelontoran ini tidak lepas dari upaya menjaga kedalaman air yang ada di waduk Lodoyo dan Wlingi. Otomatis, bila penggelontoran dilakukan, endapan didasar waduk ikut terbawa air, dan dampaknya terjadi pada ikan-ikan di sungai yang dialiri air hasil flushing tersebut. Dengan debit air sekitar 300 meter kubik perdetik, aliran air flushing ini akan melaju di Sungai Brantas dengan kecepatan sekitar 30 kilometer per jam diikuti peningkatan debit air. 

Upaya mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, terkait terlalu besarnya animo warga, hingga kurang hati-hati atau mengesampingkan keselamatan jiwa, saat mencari ikan di Sungai Brantas, Koramil Kota menerjunkan 6 orang anggotanya berjaga-jaga di tepian sungai.

Senada hal itu, Koramil Mojoroto yang berada di wilayah barat sungai, juga melakukan hal serupa, yaitu menurunkan 6 orang anggotanya, guna mengantisipasi warga yang kurang memperhatikan faktor keselamatan saat mencari ikan. 

Disamping itu, hujan yang terus menerus mengguyur Kediri, mengakibatkan tanah disekitar tepian Sungai Brantas dalam kondisi becek dan rawan terpeleset. Selain faktor tanah yang becek, kondisi arus air Sungai Brantas dipastikan cukup rawan, lantaran ketinggian air diatas normal dan laju air cukup deras

Menurut keterangan Danramil Mojoroto Kapten Czi Muklasin, fenomena pladu ini terjadi sekitar dini hari, atau dalam artian kondisi masih gelap, lantaran matahari masih belum menunjukkan taringnya.

Fenomena pladu ini secara rutin tiap tahun, dan terjadi antara bulan maret hingga april. Peralatan menangkap ikan seperti kail, jala, cikrak, dan tomblok, menjadi pemandangan yang akrab saat fenomena pladu terjadi.

Ikan-ikan di Sungai Brantas mudah sekali ditangkap lantaran ikan dalam kondisi mabuk berat, karena air yang keruh. Air keruh ini disebabkan air yang datang dari hulu dalam jumlah banyak. Ikan yang tidak kuat, akhirnya mengambang di permukaan dan dengan mudah diambil.

Berbagai jenis ikan, seperti lele, kutuk, bader, tombro, dan lain-lainnya, sudah umum bakal memenuhi sepanjang Sungai Brantas. Sebagian warga mencari ikan untuk dikonsumsi sendiri, tetapi ada juga yang menjual ikan hasil tangkapan ke pasar atau orang lain. 

Memang tidak ada larangan untuk mencari ikan di Sungai Brantas, saat fenomena pladu terjadi, namun keselamatan jiwa tetap berstatus nomor satu dan tidak boleh diabaikan ,hanya gara-gara ingin memperoleh ikan sebanyak mungkin. (dodik)


Komandan Pasmar 2 Tutup Karang Pilang Reload 2019

SURABAYA, Komandan Pasmar 2 Brigjen TNI (Mar) Ipung Purwadi M.M., dengan di dampingi oleh Ketua Korcab Pasmar 2 Gabungan Jalasenanstri Korps Marinir  Ny. Mira Ipung Purwadi, menutup acara Karang pilang Reload 2019, di Kesatrian Marinir Sutedi Senaputra, Karangpilang, Surabaya. Minggu (10/03/2019)

 

Karang pilang Reload 2019 yang di gelar sebagai bagian dari rangkaian kegiatan dalam rangka HUT ke 18 Pasmar 2 telah berlangsung selama 2 hari.

 

Sebelum acara penutupan, terlebih dahulu dilaksanakan penanaman pohon bambu pagar batas Kesatrian Marinir Sutedi Senaputra, dalam sambutannya Komandan Pasmar 2 menyampaikan terima kasih kepada para peserta Karang pilang Reload 2019, baik peserta lomba kendaraan roda 4 maupun roda 2, sehingga acara berlangsung sukses, aman dan lancar.

 

Pada kesempatan tersebut juga, Ketua Korcab Pasmar 2 yang didampingi Komandan Pasmar 2 menyerahkan santunan kepada anak yatim piatu dan pemberian dana untuk pembuatan tempat wudhu dan pemasangan pipa air bersih untuk Masjid Al Aqsa Desa Sumur Welud, yang semuanya merupakan bantuan spontanitas dari komunitas offroader.

 

Sedangkan Ketua Korcab  Pasmar 2 Gabungan Jalasenastri Korps Marinir menyerahkan hadiah lomba tari Nusantara, dan menyerahkan hadiah lomba bulu tangkis dilakukan oleh Wadan Pasmar 2 Kolonel Marinir Herry Djuhaeri, M.M. untuk juara 1, untuk juara 2 diserahkan Danlanmar Surabaya Kolonel Marinir Mauriadi dan untuk juara 3 diserahkan Wadan Kolatmar Letkol Marinir Roy Budi Subroto.

 

Diakhir acara, Komandan Pasmar 2 menyerahkan piagam penghargaan kepada para partisipan, menyerahkan Tropi dan hadiah kepada para peserta terbaik jeep 4x4 extrem, 4x4 fun, 4x2 fun dan The Best performance serta menyerahkan tropi dan hadiah kepada para juara motor trail endurance dan penyerahan grand prize.

 

Turut hadir pada acara tersebut Wadan Pasmar 2 Kolonel Marinir Herry Juhaeri, M.M., Danlanmar Surabaya Kolonel Marinir Mauriadi, Wadan Kolatmar Letkol Marinir Roy Budi Subroto, para Asisten dan para Komandan Kolak/Satlak jajaran Pasmar 2serta di hadiri juga oleh bapak Mexy dari Basarnas Surabaya.