Headlines News :
**Dewan Redaksi "NewsDetak" menerima kiriman tulisan dan artikel dari pembaca**NewsDetak adalah media online yang menyajikan berita aktual, dan pemikiran yang konseptual**Jangan lewatkan hari-hari Anda untuk mampir di laman NewsDetak**

Gubernur Jatim Khofifah : Banyak Perempuan Hebat Tanpa Suara Tapi Penuh Karya

SURABAYA,  Peringatan Hari Kartini yang jatuh pada hari ini, Minggu (21/4/2019), menjadi momen refleksi tentang peran dan kekuatan perempuan di Indonesia. Bagi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, nilai-nilai Kartini masa kini terus digeliatkan para perempuan dari seluruh lapisan elemen dalam status sosial ekonomi level apapun.

Bahkan, menurut gubernur perempuan pertama di Jawa Timur ini, para ibu-ibu yang berjualan sayur di pasar, berjualan gorengan, para pejuang ekonomi keluarga, adalah sosok Kartini riil yang ada di sekitar kita saat ini.

Mereka yang tak kenal lelah setiap hari berjuang untuk bisa menghidupi keluarga, menjaga agar api di dapur terus mengepul dan menyisihkan penghasilannya guna memberikan pendidikan untuk para anak-anaknya adalah sosok nyata Kartini masa kini.

"Para perempuan, ibu-ibu yang tengah malam berjualan sayur di berjualan gorengan, berjualan ikan di pasar tradisional, yang sehabis subuh mereka sudah kembali ke rumah dengan memperoleh keuntungan dari hasil berdagang, mereka memiliki kontribusi yang sangat besar ketika mereka menyisihkan keuntungan yang sedikit itu untuk biaya pendidikan anak-anaknya, mereka itu lah perempuan hebat tanpa suara yang sebenarnya penuh karya," kata Khofifah mengungkapkan tentang makna Hari Kartini, Minggu (21/4/2019).

Mereka, Khofifah melanjutkan, adalah perempuan-perempuan yang memiliki kontribusi besar dalam pemberdayaan masyarakat bangsa dan negara. Para ibu-ibu itu juga adalah pahlawan seperti Kartini yang juga berjuang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia yang dimulai dari keluarga kecil yang mereka miliki.

"Terlebih saat ini sudah banyak perempuan yang masuk sektor ekonomi digital. Mereka bisa aktif berjualan cukup melalui gadget jadi tidak harus keluar rumah, sehingga fungsi ekonomi dan ketahanan keluarga bisa berjalan bersamaan," katanya.

Menurut wanita yang juga Ketua Umum PP Muslimat NU ini, para perempuan Kartini masa kini itu harus menjadi satu kesatuan yang sama-sama berjuang untuk membangun kualitas sumber daya manusia dan ekonomi bangsa.

Bukan hanya para ibu-ibu dan perempuan yang ada di kawasan perkotaan, melainkan juga termasuk mereka para ibu-ibu dan perempuan di daerah pedalaman, di kepulauan terpencil, bahkan yang ada jauh di daerah perbatasan, menurut Khofifah semua harus bergandengan tangan dan terjalin koneksitas dengan sektor-sektor stratagis.

"Mereka harus berjejaring dengan yang ada di kota, dengan sektor perbankan, sektor legislatif, sektor  eksekutif, semua jejaring itulah yang akan meneguhkan ketahanan, kekuatan masyarakat bangsa dan negara Indonesia," imbuh Khofifah.

Lebih lanjut, keteladanan sosok Kartini masa kini menurut Khofifah bisa diwujudkan dalam banyak hal. Terutama dengan meneladani sikap keteguhan, ketegaran, dan juga keberanian dari sosok Raden Adjeng Kartini.

"Selamat Hari Kartini. Kartini hari ini adalah Kartini yang punya keteguhan dan ketegaran menghadapi berbagai dinamika kehidupan dimana pun mereka berada dan dalam status sosial ekonomi selevel apapun. Dan dari level manapun itu, mereka akan tetap memberikan kontribusi terhadap peneguhan masyarakat bangsa dan negara kita serta terus membangun ketahanan masyarakat bangsa dan negara Indonesia," pungkas Khofifah. (**)




Kareb, Relawan 01 Tasyakuran dan Kartinian

SURABAYA,  Sejumlah elemen dan relawan 01 menggelar tasyakuran atas kemenangan pasangan Capres 01 versi quick count, minggu. Ada yang istimewa dari acara yang diselenggarakan di sekretariat Jokma jalan Trunojoyo.

Sejumlah relawan perempuan, tampak mengenakan baju  kebaya. Sedangkan laki-laki mengenakan adat Jawa, seperti udeng dan sorjan. Tampaknya gabungan dari berbagai relawan sekaligus memperingati hari Kartini.

Ita Siti Nasyi'ah koordinator Konunitas Arek Blusukan Surabaya (Kareb)´S mengatakan, jika tasyakuran kemenangan Jokowi Makruf Amin sekaligus memperingati hari Kartini.
"Semoga inspirasi Kartini mampu mengiringi pak Jokowi dan mbah kyai Makruf Amin dalam memimpin negeri di tahun 2019-2024," kata wanita yang juga penulis buku spesial biografie tersebut pada awak media.

Optimismenya Ita--panggilan akrabnya--terhadap kepemimpinan Capres 01 dibuktikan dengan tingginya kepercayaan masyarakat dalam memilih di TPS yang ada di Jawa Timur.

"Saya yakin perolehan suara Capres 01 bisa tembus 65% jika melihat animo masyarakat di 38 kab/ko di Jatim," tambah wanita yang juga inisiator berdirinya Relawan Jokowi Makruf Amin (RJM). Alasannya, masing-masing relawan memiliki bukti C1 dari TPS di tempatnya memilih.

Pada kesempatan itu, Achmad Soedjono sektretaris Jokma Jatim meminta relawan yang tidak terprovokasi dengan klaim kemenangan pihak lain.
Acara yang dihadiri ratusan relawan itu diisi orasi kebangsaan dari tokoh nasional Tjuk Sukiadi yang mengingatkan akan kesatuan dan persatuan bangsa pasca 17 April lalu.
Sholawat nabi mengiringi pemotongan tumpeng yang doanya dipimpin H Badrud Tamam.

Tasyakuran makin meriah saat relawan makan bersama nasi tumpeng dan aneka jajan pasar yang disiapkan secara patungan oleh relawan sendiri.

Sebelumnya para relawan diajak bernyanyi *Jokowi Wae* oleh Ancha Maulana motor grup Semanggi Akustik. ( *)


Istri Wagub Jatim Arumi Bachsin Resmikan MedicElle Cinic

SURABAYA,  Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur Arumi Bachsin, Minggu (21/4) meresmikan MedicElle Clinic yang berlokasi di Jalan Raya Gubeng 11 Surabaya. Peresmian klinik kesehatan khusus wanita itu ditandai dengan pemotongan untaian bunga Melati dan penandatanganan prasasti.

Dalam sambutannya, Arumi Bachsin menyampaikan, bahwa berdirinya MedicElle Clinic tersebut menjadi pilihan bagi para perempuan di Surabaya dan Jatim. Apalagi peresmian tersebut bertepatan pada peringatan hari Ibu Kartini.

"Ini salah satu perjuangan kaum perempuan untuk perempuan. Dan klinik ini memang dikhususkan untuk kaum wanita," ujarnya.

Dikatakannya, bagi kaum perempuan, preferensi kenyamanan itu muncul jika petugas yang melayani adalah sesama perempuan. Dan kenyamanan itu memberikan efek tersendiri dalam proses penyembuhan.

"Ketika dalam kondisi sakit, paling penting dan kuat adalah kenyamanan dan hospitality. Kadang penyakit bisa menjadi ringan karena pelayanan dari tenaga medis yang baik," ujar Istri Wagub Jatim.

Bahkan ia mengapresiasi bahwa klinik ini berhasil menghilangkan kesan rumah sakit untuk membuat rasa nyaman bagi pasien. Bukan hanya memikirkan masalah teknologi dan dokter yang bagus, tetapi juga memperhatikan kenyamanan bagi para pasien.

"Jadi benar-benar tidak ada kesan rumah sakitnya, tetapi melihat fasilitas yang diberikan mulai dari mesin-mesinnya ini yang terbaru dan tercanggih semua," tuturnya.

Kesempatan di Berbagai Bidang untuk Perempuan Jaman Now

Saat diwawancari oleh wartawan terkait pesan terhadap perempuan, Arumi menjelaskan, perempuan jaman now telah diberikan kesempatan yang luar biasa di berbagai bidang. Sehingga memberikan peluang bagi Perempuan Indonesia untuk berkembang.

"Perempuan jaman sekarang itu mau jadi apa saja bisa. Beda dengan jaman dulu. Kalau jaman dulu ada keterbatasan-keterbatasan yang dialami perempuan seperti faktor dari luar," jelasnya.

Perempuan juga harus aware terhadap kesehatan. Perempuan yang sudah nikah dan punya anak harus mempedulikan kesehatannya. Apalagi resiko penyakit yang menyerang perempuan cukup banyak seperti kanker serviks, kanker payudara.

"Kita harus lebih aware, harus mau secara disiplin memperhatikan diri. Sebab perempuan misalkan di rumah tangga menjadi tiangnya rumah tangga. Jadi berjalannya roda rumah tangga itu adalah perempuan," pungkasnya sambil menyampaikan jika perempuan sayang dengan keluarga maka harus menyayangi kesehatan diri sendiri terlebih dahulu.

Sementara itu, Direktur Utama MedicElle Clinic dr. Shahar Bawazier, Sp. B menceritakan sejarah pendirian klinik diawali dengan perjuangan mendampingi ibu kandungnya melawan penyakit. Demi pengobatan tersebut, ia bersama keluarga melakukan pengobatan untuk ibunya sampai ke luar negeri.

"Dari situlah kami termotivasi mendirikan sebuah klinik yang dapat memfasilitasi masyarakat terutama kaum wanita. Dengan adanya MedicElle, kami berharap dapat menjadi pilihan utama dalam pelayanan kesehatan bagi wanita," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Komisaris MedicElle Clinic Kholik Bawazier mengatakan, klinik ini dibangun dari wanita untuk wanita. Menyediakan teknologi yang tidak kalah dengan luar negeri agar bisa mendapatkan perawatan yang terbaik.

"Kami sengaja menyediakan tenaga medis wanita agar pasien wanita merasa nyaman. Klinik dibuat dengan suasana seperti di rumah," ujarnya.

Klinik MedicElle berkomitmen untuk menerapkan prosedur layanan kesehatan yang aman dan terbaru. Sekaligus suasana yang nyaman, simpatik, dan suportif. Adapun beberapa fasilitas layanan kesehatan yang diberikan antara lain Mamografi, USG, Biopsi, Ruang Tindakan, Ruang Kemoterapi.

Tenaga medis di Klinik MedicElle sendiri terdiri dari dokter spesialis bedah umum dan payudara, dokter spesialis obstetri dan ginekologi, dokter spesialis penyakit dalam konsultan hematologi-onkologi medik, dokter spesialis penyakit dalam, dokter spesialis radiologi, serta dokter umum yang dapat memberikan pelayanan konsultasi maupun tindakan. (rr)  



IMPORTANT! You have been recoŗded ʍasturbatıng! I have Redaksipanoramapagi Detak.mp4!

IMPORTANT: redaksipanoramapagi.detak@blogger.com

Hi there...

The last time you visited a Ƿorn website with teenagers,
you downloaded and installed the vίruş I developed.

My program has turned on your cam and recorded the act
of your ʍasturbatıon..

My software also downloaded all your email contact lίsts
and a list of your friends on Facebook.

I have the - Redaksipanoramapagi Detak.mp4 - with you jerkίng
off to teens, as well as a file with all your contacts
on my computer.

You are very Ƿerverted!


If you want me to delete both files and keep the secret,
you must send me the Bitcoin payment.
I give you 72 hours only to send the funds.

If you don't know how to pay with Bitcoin,
visit Google and search - how to buy bitcoin.

Send 2,000 USD (0.389213 BTC)
to this Bitcoin address as soon as possible:

3DJSHFxnfMWTWpMXiKj6JsxbnqoXZUWUKF
(copy and paste)

1 BTC = 5,230 USD right now, so send exactly 0.389213 BTC
to the address above.



Do not try to cheat me!
As soon as you open this Email I will know you opened it.
I am tracking all actions on your device..

This Bitcoin address is linked to you only,
so I will know when you send the correct amount.
When you pay in full, I will remove both files and deactivate
my program.

If you choose to not send the bitcoin...
I will send your ʍasturbatıon vίdeo to
ALL YOUR FRIENDS AND ASSOCIATES from your
contact lists that I hɑcked.

Here are the payment details again:


Send 2,000 USD (0.389213 BTC)
to this Bitcoin address:

***********************************************
3DJSHFxnfMWTWpMXiKj6JsxbnqoXZUWUKF

(copy and paste)
***********************************************


You саn visit police but nobody can help you.
I know what I am doing.
I don't live in your country and I know how
to stay anonymous.

Don't try to deceive me - I will know it
immediately - my spy software is recoŗding all the
websites you visit and all your key presses.
If you do - I will send this ugly vίd to everyone you know,
INCLUDING YOUR FAMILY MEMBERS.


Don't cheat me! Don't forget the shame and if you ignore
this message your life will be ruined.

I am waiting for your Bitcoin payment.
You have 72 hours left.


Anonymous Hɑcker


P.S. If you need more time to buy and send BTC,
open your notepad and write '48h more'.
This way you can contact me.
I will consider giving you another 48 hours
before I release the vίd, but only when I see that
you are really struggling to buy bitcoin.
I KNOW you can afford it - so don't play with me...

Fw: Pamflet Foto: Rally Aerial Drone 2019


SURABAYA, Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) Ke 726, Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Dinas Pemuda Dan Olahraga (Dispora), bersama Komunitas Mata Langit menggelar ajang Rally Aerial Drone Competition 2019 bertempat di Balai Pemuda Surabaya pada Minggu, (21/04/19).

 

Kepala Bidang Olahraga Dispora Surabaya Arif Setiapurwanto menyampaikan ini adalah kali pertama Kota Surabaya mengadakan kompetisi drone. Membingkai perayaan HJKS melalui ajang tersebut untuk memberikan sumbangsih pada Kota Pahlawan.

 

"Tujuan kami untuk mengangkat icon-icon dari Kota Surabaya lebih menarik. Selain itu kita juga mau lihat antusias dari masyarakat milenial. Harapan kami ini, mampu menjadi sebuah gebrakan untuk kaum milenial, karena mungkin ini se-Indonesia baru pertama juga," kata Arif.

 

Ia menyampaikan kompetisi ini dapat diikuti oleh seluruh peserta, baik dari warga Kota Surabaya maupun luar kota. Hadiah yang diperebutkan berupa Trophy dari Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, serta uang pembinaan kepada juara Rally Aeral Drone Competition 2019.

 

"Kita buka di tahun ini peserta 100 orang pendaftar pertama, beberapa peserta sudah banyak yang mendaftar, ada yang dari komunitas maupun individu diantaranya Pasuruan, Jombang, dan Madura, sudah terdaftar," ujarnya.

 

Sementara itu, Ketua Panitia Musa Abdullah Mukhlis menyampaikan penggabungan tema ini terdiri dari dua konsep yakni Rally Competition dan Aeral Fotografi. Sehingga dalam prakteknya, peserta selain mengutamakan kualitas karya, juga dihitung melalui kecepatan pengambilan, durasi yang berjalan selama 6 jam dengan 10 karya, dari 10 spot iconic Kota Surabaya yang ditentukan panitia.

 

"Jadi kita gabungkan antara hasil karya foto dengan kecepatan rally nya. Bukan dronenya yang balapan, tapi peserta atau pilotnya yang punya waktu, mengambil spot-spot foto yang ditentukan oleh panitia secepat cepatnya durasi dari kami berjalan selama 6 jam. Tapi hasil karyanya harus sebagus-bagusnya," tutur Musa.

 

Acara tersebut, dimulai sejak pukul 08.00 WIB yang bertempat di Balai Pemuda Surabaya. Sebelum acara dimulai, para peserta akan diarahkan terlebih dahulu untuk teknis perlombaan. Kemudian, peserta bebas memilih spot mana yang ingin diambil. Panitia memastikan untuk peserta tidak lewat dari 6 jam sudah kembali tiba di garis finish Balai Pemuda. Menurut Musa, dari 10 karya terbaik yang dihasilkan, masing-masing terdiri 8 foto, dan 2 video. Video tersebut, minimal berdurasi 30 detik dan maksimal 60 detik.

 

"Jadi perkiraan untuk peserta bikin videonya dari 30 detik sampai 60 detik. Peserta dapat bebas menentukan spot mana dulu yang mau diambil," lanjut Ketua panitia sekaligus pendiri Komunitas Mata Langit ini.

 

Selain itu, konsep kompetisi yang unik ini juga memastikan keselamatan bagi alat transportasi udara. Panitia sudah berkoordinasi dengan lembaga yang mengatur lalu lintas udara, yakni Airnav untuk mengamankan 10 titik tersebut selama kompetisi berlangsung.

 

Usai kompetisi, sekitar pukul 16.00 WIB, panitia menyiapkan talkshow dengan mengundang tim dari Airnav untuk memberikan pembekalan terkait menjaga keselamatan penerbangan drone bagi para peserta. Sehingga peserta pilot drone dapat memahami keselamatan lalu lintas udara.  "Pengamanan sudah kami koordinasikan dengan bandara. Ijin sudah kami kantongi dari Airnav untuk mengatur lalu lintas udara dan memastikan keamanan drone mengudara selama jam kompetisi berlangsung," imbuhnya.

 

Musa berharap momen ini menjadi ajang unjuk bakat bagi generasi milenial yang memiliki ketertarikan lebih pada dunia fotografi. "Inilah momen yang pas untuk unjuk diri kaum milenial, pendaftaran gratis, dan ini peluang buat berkaya yang diapresiasi pemerintah," pungkasnya. (*)

 

 


 

 

Pemkot Surabaya Kirim Bantuan untuk Korban Bencana Banjir di Lamongan


SURABAYA, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengirim bantuan untuk korban bencana banjir akibat meluapnya Sungai Bengawan dan Sungai Jero di Lamongan. Bantuan yang telah dikirim tersebut, diterima langsung oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamongan, Jum'at, (19/04/19).

 

Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPB) dan Linmas Kota Surabaya Eddy Christijanto mengatakan, mendapat informasi adanya bencana banjir di Kabupaten Lamongan yang tak kunjung surut, Pemkot Surabaya langsung bergerak untuk mengirimkan bantuan ke sana. Bantuan tersebut, diberangkatkan dengan menggunakan moda transportasi darat.

 

"Bantuan itu ditujukan untuk korban bencana banjir akibat meluapnya Sungai Bengawan Solo dan Bengawan Jero di Kabupaten Lamongan. Hari ini bantuan sudah kita serahkan," kata Eddy, Jum'at, (19/04/19).

 

Bantuan berupa barang yang telah dikirim tersebut, lanjut dia, terdiri dari sarung 800 buah, seragam SD 100 stel, seragam SMP 50 stel, pakaian bayi 150 buah, beras 200 kg, mie instan 100 dus, biskuit balita 230 pc (6 karton), abon 200 pc, sambel goreng 200 pc dan pembalut 50 dus. "Kita kirim bantuan dengan menggunakan dua kendaraan truk dan diterima langsung oleh petugas BPBD setempat," ujar pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan dan Otonomi Daerah ini.

 

Eddy mengungkapkan, tertanggal 16 April 2019 data BPBD Kabupaten Lamongan menyebutkan, bencana alam banjir akibat luapan air sungai Bengawan Solo dan Bengawan Jero melanda di enam kecamatan. Yakni, Kecamatan Karangbinangun, Kecamatan Glagah, Kecamatan Babat, Kecamatan Deket, dan Kecamatan Turi. Akibatnya, sebanyak 3.391 rumah tergenang air. Tak hanya itu, banjir juga melanda di beberapa sekolah dan lembaga pendidikan. "Hingga saat ini, masih ada rumah warga yang kondisinya tergenang air. Karena itu, kita kirim bantuan ke sana," imbuhnya.

 

Ia menambahkan musibah banjir yang melanda beberapa Kecamatan di Kabupaten Lamongan yang tak kunjung surut, membuat Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini langsung memberikan instruksi kepada jajarannya, untuk segera mengirim bantuan ke sana. Apalagi, saat ini para pelajar SD dan SMP sedang menghadapi ujian sekolah, sehingga hal ini menjadi perhatian serius pihaknya. "Bantuan ini, merupakan hasil donasi dari masyarakat dan pegawai di lingkungan Pemkot Surabaya," pungkasnya. (*)

 

 

Gubernur Jatim Tinjau Desk Pilpres dan Pileg di Grahadi

SURABAYA,   Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berharap agar partisipasi masyarakat Jatim di pelaksanaan Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pilleg) 2019 mencapai lebih dari 77,5 persen.

Hal itu disampaikan saat meninjau Desk Pilpres dan Pilleg 2019 Jawa Timur di  Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (16/4).

Gubernur Khofifiah menyampaikan, bahwa prosentase partisipasi masyarakat Jatim lebih dari 77,5 persen setelah dirinya meninjau persiapan pelaksanaan Pilpres dan Pilleg di Kabupaten Pacitan (77 persen) Kabupaten Blitar (80 persen) dan Kota Blitar (77,5 persen).

Bersama Pangdam V/Brawijaya, Kapolda Jatim, Kajati, Forkopimda, Ketua KPU Jawa Timur dan Ketua Bawaslu Jawa Timur, Gubernur Khofifah merasa optimis bahwa masyarakat Jatim akan menggunakan hak suaranya dengan baik.

"Partisipasi masyarakat untuk mempergunakan hak pilihnya pada Pilpres dan Pileg 2019 melebihi dari partisipasi pada Pileg dan Pilgub yang lalu," ungkapnya.

Selain untuk mengetahui partisipasi masyarakat mempergunakan hak suaranya, peninjauan di tiga kabupaten/kota tersebut untuk memastikan kesiapan dan kesiap-siagaan daerah melaksanakan Pilpres dan Pileg 2019.

"Disamping itu kita semua juga ingin mengetahui distribusi logistik telah terdistribusi sampai ke titik TPS (Tempat Pemungutan Suara), berdasarkan pemantauan 80 persen telah terdistribusikan," jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan, setiap TPS tersedia empat sampai lima bilik suara. Hal tersebut dilkakukan mengingat setiap pemilih akan mendapatkan 5 kartu suara yang masing-masing kartu berukuran cukup lebar. Dan setiap pemilih diperkirakan memerlukan waktu lima menit untuk menyelesaikannya. (rr).


TUJUH TIPS MOVEON SETELAH PILPRES 2019 – RILIS PERS KOMUNIKONTEN

Pemilu akan dilaksanakan pada Rabu 17 April 2019. Sebanyak 245.106 caleg bersaing mendapatkan 575 kursi DPR RI dan 19.817 kursi di DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota. 807 calon anggota DPD juga bersaing mendapatkan 136 kursi. Empat orang juga bersaing mendapatkan 1 kursi presiden dan 1 kursi wakil presiden.

 

Hariqo Wibawa Satria, pengamat media sosial dari Komunikonten (Institut Media Sosial dan Diplomasi) mengatakan, di media sosial, caleg yang banyak mengunggah konten keberpihakan atau dukungan, baik kepada Jokowi-Maruf maupun kepada Prabowo-Sandi lebih banyak mendapatkan respon dari pengguna medsos, ketimbang caleg yang hanya minta dirinya dicoblos. Sehingga lebih besar kemungkinan terpilih bagi caleg yang berpihak ketimbang caleg yang main aman.

 

"Jika pilpres diikuti empat calon, mungkin situasinya berbeda. Peserta pilpres mudah sekali diingat, bahkan sudah hidup di benak pemilih, karena hanya dua pasangan, jika bukan A ya B. Di tengah banyak pesan beredar, baik di darat, internet, masyarakat bahkan kesulitan untuk sekadar menghafal nama caleg, apalagi memahami rekam jejak, kapasitas dan integritasnya. Kata 'Pilpres 2019' juga lebih populer ketimbang kata Pemilu 2019 dan Pileg 2019", jelas Hariqo di Depok, Senin 15 April 2019.

 

Terkait media sosial, Hariqo mengatakan, setelah pemilu 2019, kemampuan tim medsos kedua capres pasti meningkat, namun ini perlu diuji. Jika saat kampanye mereka sukses membuat tagar yang menjelekkan salah satu capres hingga menjadi trending topic di dunia, maka setelah pilpres, seharusnya mereka juga mampu mampu membuat trending topic yang membela kepentingan nasional Indonesia.

 

Lebih lanjut, untuk mencegah situasi yang tidak diinginkan, pengamat media sosial dari Komunikonten, Hariqo memberikan tujuh tips untuk move on setelah pemilu 2019.

 

Pertama, abaikan janji aneh yang disampaikan pendukung, seperti janji potong telinga, potong leher dan janji lainnya. Lebih baik fokus menagih janji-janji pemenang pilpres atau caleg terpilih. Sebab itu, kepada siapapun, berhentilah bersumpah, berjanji potong ini dan itu dalam pemilihan apapun. Jangan lupa, cabut, buang dan lupakan segala label-label negatif yang kita tempelkan kepada saudara kita, karena pertandingan telah usai.

 

Kedua, pendukung yang jagoannya menang di pilpres harus aktif menyampaikan konten sejuk lewat media dan medsos, bukan memanas-manasi apalagi memprovokasi. Demikian juga dengan yang kalah. Saling mengucapkan selamat dan terima kasih akan membantu semua orang move on. Kecemasan, kemarahan, kebahagiaan kita jangan sampai merugikan diri sendiri dan keluarga. Tanyakan kepada diri sendiri, apakah pantas mengejek, menghina, merendahkan teman kita yang jagoannya kalah di pilpres?

 

Ketiga, bagi pendukung yang kalah, pilihan menjadi oposisi baik di darat maupun lewat media sosial adalah pilihan yang sangat-sangat mulia. Karena anda bekerja tanpa gaji, tanpa tunjangan, biaya listrik, tunjangan pulsa, mobil dinas, dll. Sementara pihak yang anda kritik digaji besar, bahkan punya anggaran untuk menghadapi kritik-kritik anda. Jadilah oposisi yang disegani, mengkritik dengan data yang benar serta argumen yang keren. Hormati masa bakti lima tahun mereka yang terpilih dengan terus mengkritik.

 

Keempat, sikap dan tindakan adil dari aparat akan mempercepat move on. Periksa dan hukum siapapun yang menyebar hoaks, fitnah, melakukan politik uang, intimidasi, mencoblos massal surat suara atau melakukan rekayasa ilegal untuk memenangkan pemilu, dll. Posisi terbaik untuk aparat adalah netral. Kemudian, jika ada kecurangan, sarankan tim anda melangkah sesuai undang-undang dan peraturan yang berlaku. Hindari mobilisasi massa.

 

Kelima, Moveon bagi yang menang, adalah secepat mungkin bekerja merealisasikan janji-janji, bukan memikirkan cara membalas dendam karena sakit hati di masa kampanye. Justru yang harus dilakukan merangkul semua golongan untuk merealisasikan janji-janji tersebut.

 

Keenam,  Untuk para caleg, apapun hasilnya, ucapkan terima kasih kepada semua yang terlibat membantu anda, sampaikan juga lewat medsos "program dan janji yang saya rencanakan akan saya sampaikan kepada teman-teman Caleg yang terpilih". Jangan tiru perilaku beberapa caleg gagal tahun 2014 yang meminta kembali barang yang sudah diberikan kepada masyarakat, seperti kompor, karpet, dll. Karena itu akan viral dan abadi di medsos, sehingga menyulitkan anda untuk pencalegan tahun 2024 atau melamar pekerjaan lainnya.

 

Ketujuh, kepentingan nasional haruslah diatas kepentingan Jokowi-Maruf maupun Prabowo-Sandi. Renungi konten yang kita unggah di medsos, fitnah, hoaks yang kita buat dan sebarkan hanya menguntungkan sementara kandidat yang kita dukung, namun merugikan persatuan dan kesatuan bangsa untuk waktu yang lama. Setelah bertanding marilah kita bersanding untuk NKRI yang sebenarnya sedang tertinggal dari banyak bangsa lain di berbagai bidang.