Headlines News :
**Dewan Redaksi "NewsDetak" menerima kiriman tulisan dan artikel dari pembaca**NewsDetak adalah media online yang menyajikan berita aktual, dan pemikiran yang konseptual**Jangan lewatkan hari-hari Anda untuk mampir di laman NewsDetak**

I know you are a pedophile..

Yeah. I know you are a pedophile.
Actually I know way more about you than you think.

I am a computer scientist (internet security specialist) with affiliation
with the Anonymous group.

Few months ago you downloaded an application.
That application had a special code implanted purposely.
Since the moment you installed it, your device started to act like a Remote
Desktop I was able to access anytime.

The program allowed me to access your desktop, your camera(s), your files,
passwords and contact lists. I also know where you live and where you work..


I was observing you for quite some time and what I have collected here is
overwhelming.
I know about your sexual preferences and your interest in young bodies.

I have secured 4 video files clearly showing how you mɑsturbate (captured
from your camera) to young teenagers (captured from your internet browser).
Glued together is a pretty overwhelming evidence that you are a pedophile.

The timestamps on the video files indicate the exact time you have been
mɑsturbating to teenagers:
Redaksipanoramapagi_Detak_blogger_com_1565089837.mp4 (63.1 MB)
Redaksipanoramapagi_Detak_blogger_com_1563627469.mp4 (74.0 MB)
Redaksipanoramapagi_Detak_blogger_com_1565021067.mp4 (58.1 MB)
Redaksipanoramapagi_Detak_blogger_com_1562596218.mp4 (31.7 MB)


I am not here to judge the morality of your sexual preferences, I am here to
make money. Because I know you are a wealthy person and that you do care
about your reputation, I am willing to gίve you a chance to atone and I
will leave you alone.

You do know what Bitcoin is, right ?

You must fund a special address with 5,000 ÙSD in Bitcoin, otherwise, I am
going to seƞd those video files to your family members, friends and your
work buddies.

I know it may be time consuming to buy 5,000 ÙSD in bitcoin, so I will
gίve you exɑctly one week. Search on google 'how to buy bitcoin' and seƞd
it to me.
Enough is enough. I have seen enough..


If you do not Ѕeƞd the bitcoins in one week, I will also Ѕeƞd those
video recordings to your local police office. Your life will be ruined,
trust me. Ƭrɑnsfer details are below..

--------------------------------------------------------
Ѕeƞd exɑctly:
0.4912063 BTC

to my bitcoin address:

3E65Nt1Fa8qXhtyPABDPi2ARKGkygMSgQo

(copy and paste)
--------------------------------------------------------

1 BTC is worth 10,185 ÙSD right now, so Ѕeƞd exɑctly: 0.4912063 BTC.
Make sure the amounț and address is copied correctly - this way I will know
the trɑnsfer is coming from you.

As soon as you seƞd bitcoins, I will remove the videos from my drive and
remove the software allowing me to access your device.

If you do not cooperate, I will start seƞding out those videos to people
you care about.
Not excluded that after seƞding to one person, I will ask 10x more from
you. I can make you suffer, trust me.

Don't even think about going to police. If you try, I will immediately know
it and I will Ѕeƞd them your mɑsturbation videos, pedo.


5,000 ÙSD is a fair price for my Ѕileƞce don't you think?

You have only one week & better act fast.

--------------------------------------------------------
Ѕeƞd exɑctly:
0.4912063 BTC

to my bitcoin address:

3E65Nt1Fa8qXhtyPABDPi2ARKGkygMSgQo

(copy and paste)
--------------------------------------------------------


Do not reply to this email, it's an untraceable one time message.
I will contact you.

Remember, I am watching you.

N1ghTm4r3

Ibu Negara Sosialisasi Bahaya Narkoba Lewat Kuis

KEPULAUAN RIAU, Dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Kepulauan Riau, Rabu, 7 Agustus 2019, Ibu Negara Iriana Joko Widodo meninjau langsung Sosialisasi Bahaya Narkoba, Hoaks, Perundungan, dan Pornografi kepada para pelajar, di Gelanggang Olah Raga (GOR) Indoor Tumenggung. Ibu Negara pun melakukannya dengan cara unik, yaitu lewat kuis berhadiah.

"Tadi sudah diberi sosialisasi bahaya narkoba ya? Bahaya narkoba itu bagaimana?" tanya Ibu Iriana kepada seorang siswa yang maju menjawab kuis.

"Sangat bahaya, bisa merusak otak, masa depan jadi tidak cerah, dapat menyebabkan kegilaan, dan dapat merusak kejasmanian," jawab siswa bernama Muhammad Rasyid Irawan itu.

Atas jawabannya tersebut, siswa kelas XI SMK itu pun mendapat ganjaran hadiah berupa sepeda. Tak sampai di situ, kuis berlanjut. Kali ini giliran Ibu Mufidah Jusuf Kalla yang melontarkan pertanyaan sekaligus memberikan hadiah berupa laptop kepada siswa yang berhasil menjawab.

Setelahnya, giliran Ibu Nora Tristyana Ryamizard yang memberikan pertanyaan kuis seputar bahaya narkoba. "Ibu minta tolong siapa yang bisa menjelaskan narkoba itu apa? Singkat jelas. SMP satu, SMA satu ya," ujarnya.

Para siswa dengan antusias pun langsung berebut untuk dipilih menjawab pertanyaan. Seorang siswi yang dipilih kemudian menjawab pertanyaan tersebut dengan lugas.

"Narkoba itu zat-zat atau obat yang dapat merusak syaraf otak maupun tubuh lain. Walaupun narkoba bisa membantu, tapi kita tak bisa menggunakan lebih dari yang seharusnya kita gunakan. Narkoba itu zat-zat yang enggak boleh kita salah gunakan," jawabnya.

Tak mau kalah, siswa yang turut maju menjawab dengan lebih lengkap.

"Pertama, narkotika. Menurut Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik yang sintesis maupun semi-sintesis yang bisa menyebabkan kehilangan atau kekurangan kesadaran, menghilangkan rasa nyeri, dan mengakibatkan ketergantungan," jawabnya.

"Jawabannya benar dan undang-undangnya juga tadi sudah pas yang disampaikan. Benar jawabannya," kata seorang juri yang sebelumnya menyampaikan materi dalam sosialisasi tersebut.

Atas jawabannya tersebut, kedua pelajar tingkat itu pun diberi hadiah yang kemudian disambut riuh seisi GOR. (RR)



Bara JP Jatim Sampaikan Duka yang Dalam Atas Wafatnya KH Maimun Zubair

SURABAYA, Berita duka dari Arab Saudi atas wafatnya KH Maimun Zubair menjadi duka yang mendalam bagi segenap kelompok kebangsaan yang ada di tanah air.

Mbah Moen wafat di Mekah, Arab Saudi, saat menunaikan ibadah haji, Mbah Moen wafat di RS An Noor, Kudai pada usia 90 tahun pada Selasa, 6 Agustus 2019.

Ketua Bara JP Jawa Timur Moch. Efendi, SH menyampaikan duka cita atas meninggalnya Pimpinan Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang, Maimoen Zubair, yang akrab dengan disapa Mbah Moen.

"Atas nama Relawan Bara JP Jatim Kami segenap relawan menyampaikan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya atas kepergian ulama besar yang kita hormati," kata Moch. Efendi, SH di Surabaya, Selasa (6/8/2019).

Melihat Sosok Mbah Moen yang mendukung Presiden Ir. H. Joko Widodo untuk membangun Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, ulama yang berperan besar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Terlebih sosok Mbah Moen sebagai ulama dengan pemahaman ilmu agama yang luhur namun hidup secara bersahaja.

" Mbaj Moen merupakan Seorang ulama yang ilmunya tinggi tapi beliau sangat sederhana dan rendah hati, itu yang kami lihat dari sosok Mbah Moen. Kesabaran yang menjadi watak dari kebijaksanaan seorang Mbah Moen, membuat ilmu yang beliau ajarkan dapat kami terima dengan baik," Tambahnya.

Kepergian Mbah Moen dapat kita contoh sebagai sosok yang mempunyai karakter kebangsaan disamping itu Sebagai umat Muslim wajib bagi kita semua untuk saling menghormati sesama, tambah Efendi.

" Oleh karena itu kita sebagai umat beragama hendaknya ingat, bahwanyanya kita semua akan kembali pada Nya, tidak ada yang perlu disombongkan di dunia ini, harta atau kekayaan? bukan itu yang sesungguhhnya "

(rr)

Presiden Jokowi: Ibu Kota Negara akan Dipindahkan ke Kalimantan





JAKARTA, Presiden Joko Widodo memastikan bahwa lokasi ibu kota baru negara Republik Indonesia nantinya terletak di Pulau Kalimantan. Berdasarkan hasil sejumlah kajian yang masih terus berjalan, ia mengakui bahwa pembahasan mengenai calon ibu kota baru telah mengerucut kepada sejumlah provinsi di pulau tersebut.

"Setelah ke lapangan dan mendapatkan beberapa kajian, meskipun belum selesai 100 persen, sudah semakin mengerucut. Pilihannya juga sudah jelas bahwa ibu kota negara akan dipindahkan ke Kalimantan. Provinsinya di mana? Ini yang harus didetailkan lagi," ujar Presiden.

Presiden Joko Widodo bersama dengan jajaran terkait kembali melakukan pembahasan mengenai rencana pemindahan ibu kota negara. Pembahasan hal tersebut dilakukan dalam rapat terbatas yang digelar di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa, 6 Agustus 2019.

Dalam rapat tersebut, Presiden setidaknya menyebut Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan sebagai calon ibu kota baru yang sedang dikaji. Ia menjelaskan bahwa lokasi ibu kota baru tersebut akan segera diputuskan. Untuk itu, dirinya meminta jajaran terkait untuk benar-benar melakukan kajian mendalam terhadap segala aspek yang harus diperhatikan dalam proses pemindahan ibu kota ini.

"Nanti setelah dipaparkan secara detail akan segera kita putuskan. Tetapi, sekali lagi, kajian-kajian yang berkaitan dengan kebencanaan semuanya harus dilihat lebih detail lagi sehingga keputusan nanti adalah keputusan yang benar dalam visi ke depan kita," kata Presiden.

Presiden Joko Widodo lalu menegaskan bahwa dalam melakukan pengambilan keputusan tersebut ia memosisikan diri sebagai Kepala Negara yang dengan segala daya dan upaya hendak memajukan bangsa Indonesia melalui visi besar untuk puluhan tahun mendatang.

"Kita memutuskan ini, saya memutuskan nantinya, bukan sebagai kepala pemerintahan tetapi sebagai kepala negara. Kita harus melihat visi besar 10 tahun yang akan datang, 50 tahun yang akan datang, 100 tahun yang akan datang, dalam kita berbangsa dan bernegara," ucapnya.

Selain itu, Kepala Negara juga meminta jajarannya untuk tidak segan berkaca pada pengalaman negara lain yang sukses memindahkan ibu kota mereka. Dari negara-negara tersebut dapat diketahui faktor-faktor penghambat juga kunci keberhasilan proses besar ini.

"Saya juga minta agar pengalaman negara lain dalam pemindahan ibu kota juga dipelajari. Faktor-faktor apa yang menjadi hambatan sehingga kita bisa mengantisipasi sedini mungkin dan sebaliknya faktor-faktor kunci keberhasilan yang bisa kita adopsi, kita bisa adaptasi, kita ambil," ujarnya.

Terakhir, Presiden juga menyinggung soal skema pembiayaan untuk mendukung rencana pemindahan ibu kota tersebut. Payung hukum juga disebut olehnya untuk segera disiapkan oleh jajaran terkait.

"Saya minta disiapkan mulai dari sekarang mengenai skema pembiayaan baik yang bersumber dari APBN maupun non-APBN, juga yang berkaitan dengan desain kelembagaan yang diberikan otoritas nantinya. Juga yang paling penting adalah payung hukum regulasi mengenai pemindahan ibu kota ini," tandasnya.
(rr)

BaraJP Jatim Siap Kawal Pilwali Surabaya

SURABAYA,  Menjelang Pilwali Kota Surabaya 2020, sosok bakal calon pengganti Tri Rismaharini mulai bermunculan. Salah satunya Drs. KH. Abdullah Faqih Ketua Umum Dai Muda Indonesia, yang dicalonkan ketua Umum Bara JP saat kongres Bara JP di Bogor oleh Ketua Bara JP Jatim, namun karena kurang persyaratan akhirnya gagal di pencalonan Ketua Umum Bara P yang akhirnya secara aklamasi terpilih Viktor Sirait sebagai Ketua Umum Bara JP.


Pengalaman, pengetahuan dan ketrampilan yang visioner dalam memimpin dan memajukan banyak organisasi, dan kemampuan untuk berinteraksi dengan semua pihak membuat sosok Drs. KH. Abdullah Faqih dinilai tepat sebagai Wali Kota Surabaya periode mendatang.

Barisan Relawan Jalan Perubahan (BARA JP) Jawa Timur ikut mendorong beberapa bakal calon walikota Surabaya, diantaranya Lia Istifhama yang masih Keponakannya Gubernur Jatim Kfofifah Indar Parawansa dan Drs. KH. Abdullah Faqih yang sudah banyak makan asam garam didunia Politik dan dekat dengan para ulama dan masarakat.

Disampaikan oleh Ketua Bara JP Jatim, bahwa nantinya Bara JP Jatim akan membuka lebar kepada para bakal calon Bupati dan Walikota yang bakal digelar di Jatim pada 2020 mendatang.

" Tidak hanya di Surabaya, di Jatim ada 19 Kabupaten dan Kota yang akan menggelar pesta demokrasi, nantinya kita akan putuskan pada RAKERPROV Bara JP Jatim" Pungkas Moch. Efendi, SH Ketua Bara JP Jatim.


Ditanya soal kota Surabaya Efendi menegaskan, bahwa sementara ini masih ada dua bakal calon.

" Kami membuka lebar kepada semua yang mencalonkan Walikota Surabaya, soal dukungan nanti kita bahas dalam Rapat tentunya, ya saat ini masihh ada dua yang sudah melakukan komunikasi politik, yakni  Lia Istifhama dan KH. Abdullah Faqih " Tambah Efendi. (rr)

Gubernur Family Gathering di Istana Presiden

BOGOR, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa beserta keluarga ikut meramaikan Family Gathering Kabinet Kerja "Solidaritas Tanpa Batas" yang dilaksanakan di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat,  Minggu (4/8). 

Orang nomor satu di Jatim itu meramaikan acara yang diinisiasi Presiden Jokowi bersama Wapres Jusuf Kalla. Kehadirannya di acara Family Gathering tersebut didampingi kedua anaknya Patimasang Mannagalli Parawansa, Jallaludin Mannagalli Parawansa dan  beserta sang menantu Fadil Wirawan. 

Keikutsertaan Khofifah Indar Parawansa dalam acara Family Gathering di Istana Kepresidenan Bogor diundang sebagai  mantan Menteri Sosial RI di era Kabinet Kerja Presiden Jokowi sebelum menjabat sebagai Gubernur Jatim. 

Dalam acara yang dihadiri seluruh Menteri Kabinet Kerja, Pejabat setingkat Menteri, TNI/Polri serta mantan Menteri Kabinet Kerja beserta keluarga itu sangat semarak. Demikian pula  Gubernur Khofifah bersama kedua anak dan mantunya. 

Menanggapi acara tersebut, Khofifah yang hadir mengenakan kaos seragam putih pun menyampaikan bahwa Family Gathering yang diselenggarakan di Istana Bogor (Isbog) oleh Presiden Jokowi merupakan bentuk konsolidasi kebangsaan yang  dikemas sangat natural penuh kekeluargaan jauh dari kesan formal.

"Bulan Agustus adalah bulan kemerdekaan RI. Format seperti family gathering yang dihadiri para menteri dan pejabat setara menteri menjadi media   konsolidasi kebangsaan yang sangat efektif," sebutnya.

Selain itu, esensi dari acara tersebut dinilai Khofifah sangat mendalam. Family Gathering bertajuk "Solidaritas Tanpa Batas" itu untuk membangun kebersamaan dalam sebuah keluarga yang intinya membangun ketahanan keluarga. Apalagi, jika dilihat dari sebuah ketahanan nasional selalu diawali dari ketahanan keluarga.

"Keluarga sebagai unit terkecil menjadi sumber ketahanan untuk mewujudkan ketahanan nasional," ujarnya.

Sementara itu, Family Gathering yang dikemas dengan berbagai acara itu juga menyajikan berbagai lomba. Ada 5 jenis kategori yang dilombakan yakni kategori anak-anak terdiri dari balap kelereng, serta mengumpulkan bola (di tempat mandi bola). Lalu untuk remaja, terdiri dari makan kerupuk dan bermain bola dengan menggunakan sarung (tim). Untuk kalangan ibu-ibu, jenis yang dilombakan yakni mencari kacang hijau di tepung dan padu padan busana. Untuk bapak-bapak, yakni makan kerupuk, balap kelereng, dan memindahkan bola pingpong melalui paralon. Sedang kategori suami istri jenis lombanya berupa joget balon berpasangan.

Khofifah pun tak ingin ketinggalan. Perempuan kelahiran Surabaya itu ambil bagian dalam lomba Padu Padan Busana dan mencari kacang hijau dalam tepung. 

Tidak hanya Khofifah. Kedua anak dan menantuanya pun ikut meramaikan suasana tersebut. Mereka ikut lomba pingpong dengan menggunakan paralon. 

Ikut meramaikan dalam acara tersebut Presiden Jokowi beserta Ibu Negara Iriana Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla beserta Ibu Mufidah Jusuf Kalla. 

Mengutip BPMI Setpres, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa acara yang digelar tersebut sudah dirancang sejak lama. Presiden Jokowi menginginkan agar pertemuan tersebut bisa sering dilaksanakan.

"Ya ini kan sudah lama, ini rancangan lama, rencana lama. Penginnya tuh kan enam bulan ketemu sekali, atau minimal setahun sekali, tapi ini lima tahun baru sekali," kata Presiden.

Tak hanya dihadiri para menteri yang kini menjabat. Pada acara tersebut tampak hadir juga para mantan menteri Kabinet Kerja seperti Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang sempat menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Lalu Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang sempat menjabat sebagai Menteri Sosial RI.

"Ya semuanya, yang telah ikut bersama-sama bekerja keras untuk pemerintah, untuk negara kita, semuanya kita undang. Intinya, selain 17-an kita ingin ada kumpul bareng untuk memperkuat solidaritas kita," ujar Presiden.

Acara yang juga merupakan bagian dari rangkaian peringatan ulang tahun ke-74 kemerdekaan Republik Indonesia ini diawali dengan senam bersama pada pukul 08.05 WIB. Senam bersama dipimpin oleh empat instruktur dan diikuti oleh Presiden Joko Widodo, Ibu Iriana, Wakil Presiden Jusuf Kalla, Ibu Mufidah Jusuf Kalla, serta seluruh keluarga Kabinet Kerja.

Usai senam, para peserta kemudian mengikuti berbagai kegiatan yang biasa dilombakan saat memeriahkan peringatan ulang tahun kemerdekaan. 

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan memenangi lomba makan kerupuk setelah mengalahkan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Presiden tampak menggendong cucu pertamanya Jan Ethes Srinarendra saat menyaksikan lomba balap makan kerupuk.

Di saat yang bersamaan, Ibu Iriana mengikuti lomba padu padan busana. Dalam lomba tersebut, Ibu Iriana meraih juara pertama usai mendesain kostum ala noni Belanda yang kemudian dipakai oleh Ibu Siti Faridah Pratikno. Sementara Ibu Ratnawati Jonan yang memakai kostum ala penjual jamu tradisional meraih juara kedua. Adapun untuk juara ketiga diraih Ibu Ratna Megawangi Sofyan Djalil yang berdandan ala tentara pejuang zaman dulu.

Acara kemudian ditutup dengan penyerahan hadiah bagi para pemenang, serta pengumuman doorprize seraya diiringi penampilan penyanyi Yuni Shara dan Glenn Fredly. Tak ketinggalan, tampil juga Elek Yo Band yang beranggotakan para Menteri Kabinet Kerja seperti Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf.

Presiden berharap, acara kumpul keluarga ini bisa kembali digelar di masa yang akan datang. Ia juga berharap acara seperti ini bisa semakin mengakrabkan para menteri beserta keluarganya.

"Ya bekerja kita ini bekerja tim, bekerja ini enggak sendiri-sendiri. Menko, ke bawah menteri-menteri, itu kerjanya kerja tim. Jadi semakin akrab beliau-beliau ini, akan semakin memperkuat teamwork yang kita miliki," tandasnya. (*)

Pekerjaan Proyek Terkesan Abal-abal, Kades Kodik Alergi Diaudensi

Proyek TPT di Desa Kodik Proppo Pamekasan yang diduga abal-abal. (Foto: News detak.com)


Pamekasan detak.com -Buruknya kualitas pengerjaan proyek yang bersumber dari ADD (Alokasi Dana Desa) TA 2018 dengan anggaran sebesar Rp. 221.343.000 yang beralokasi di Dusun Gulugur, Desa Kodik, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan menjadi sorotan aktivis KAMPAS (Komunitas Mahasiswa Pamekasan Anti Korupsi) yang dinilai tidak sesuai dengan spesifikasi, terbukti dengan ambruknya proyek tersebut yang bertahan seumur jagung dan dibiarkan berbulan-bulan baru diperbaiki minggu-minggu ini setelah menuai banyak sorotan.

Menanggapi hal itu, Agus Salim selaku ketua KAMPAS mengatakan, ambruknya pekerjaan tersebut sangat tidak lazim karena tidak disesuaikan dengan kondisi tanah dan perhitungan volume banjir saat musim penghujan.

"Ini hasil pembangunan yang abal-abal. Produk kebijakan tanpa perencanaan yang baik dan asal bangun, selain merugikan masyarakat setempat, dalam hal ini, negara juga turut dirugikan. Pasalnya, ratusan juta rupiah uang negara terbuang dengan percuma karena dijadikan ajang korupsi, pekerjaan ini sudah lama dibiarkan tanpa adanya perbaikan setelah kami melayangkan surat baru pekerjaan ini mau diperbaiki. Oleh sebab itu, sudah sepatutnya pihak penegak hukum seperti Kejari Pamekasan menelusuri dan mengaudit pengelolaan anggaran di Desa Kodik tersebut biar ada efek jerah dan tidak asal bangun," ungkapnya.

Beberapa minggu yang lalu mereka juga sudah melayangkan surat audiensi ke kantor Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan tapi kepala desa yang bersangkutan enggan menemui peserta audiensi tanpa alasan.

"Seminggu yang lalu kami rencana mau menggelar audiensi ke kantor Kecamatan Proppo kami sudah melayangkan surat dan meminta kepala desa yang bersangkutan untuk hadir di forum tersebut, tapi kami malah tidak ditemui tanpa adanya alasan, jelas kami sangat kecewa. Kami tidak akan tinggal diam sebatas ini. Kami akan lanjutkan melakukan audensi ke Inspektorat agar praduga kami jelas dan bisa menemui titik terang," tambahnya.

Agus juga menambahkan kalau kepala desa Kodik tersebut tidak merasa bersalah harusnya temui mereka bukan malah menghindar dari persoalan, dengan sikap pemimpin yang seperti itu jelas tidak menggambarkan sosok seorang pemimpin dan tidak layak untuk dipilih kembali sebagai kepala desa.

"Harusnya kepala desa itu ketika ada persoalan harus sigap, apalagi kami sudah melayangkan surat formal, kalau memang ia merasa benar harusnya kami ditemui saat audiensi dan jelaskan di forum, kalau seperti itu kami yakin masyrakat tidak akan memilih dia kembali sebagai kepala desa," tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan kepala desa kodik masih belum ada respon saat dimintai keterangan melalui SMS (Short Message Service). Sabtu (03/Agustus/2019)

(Din/zai/yan)

Thίs is my FINAL WARNING Redaksipanoramapagi Detak!

FINAL WARNING redaksipanoramapagi.detak@blogger.com!

You have the final chance to save your social life - I am not kidding!!

I give you the last 72 houɼs to make the Ƿayment before I send
the vίdeo with your ʍasturbation to all your friends and associates.

The last time you visited a erotίc website with young teens,
you downloaded and automatically installed the Şpy software
that I created.


My program has turned on your cɑmera and recorded the act
of your ʍasturbation and the vίdeo you were watching
while ʍasturbating.
My software also downloaded email contact list and a list
of your Facebook friends from your device.

I have both the - Redaksipanoramapagi Detak.mp4 - with your
ʍasturbation and a file with all your contacts on my hard drive.

You are very Ƿerverted!


If you want me to delete both files and keep your secret,
you must send me the Bitcoin Ƿayment.
I give you last 72 houɼs to transƒer the funds..

If you don't know how to Ƿay with Bitcoin,
visit Google and search - how to buy bitcoin.


Send 2,000 USD (0.192759 BTC)
to this Bitcoin address immediately:

36kSFrJDSCLXejUnHMrhbo9DscbLeQatvw
(copy and paste)

1 BTC = 10,535 USD right now, so send exactly 0.192759 BTC
to the address above.


Do not try to cheat me!
As soon as you open this Email I will know you opened it.

This Bitcoin address is linked to you only, so I will know if you
sent the correct amount.
When you Ƿay in full, I will remove both files and deactivate
my software.

If you don't send the Ƿayment, I will send your ʍasturbation vίdeo
to all your friend and associates from your contact list
that I downloaded.


Here are the Ƿayment details again:

Send 0.192759 BTC to this Bitcoin address:

----------------------------------------
0.192759 BTC

to

36kSFrJDSCLXejUnHMrhbo9DscbLeQatvw

(copy and paste)
----------------------------------------


You саn visit the polίce but nobody will help you.
I know what I am doing.
I don't live in your country and I know how to stay anonymous.

Don't try to deceive me - I will know immediately - my Şpysoft is recording
all the websites you visit and all keys you press.
If you do - I will send this ugly recording to everyone you know,
including your family!

Don't cheat me! Don't forget the shame and if you ignore this message
your life will be ruined.

I am waiting for your Bitcoin Ƿayment.


Anonymous Hɑcker


P.S. If you need more time to buy and send BTC,
open your notepad and write - 48H++ - and save.
This way you can contact me.
I will consider giving you another 48 houɼs before I send the vίdeo
to your contacts, but only when I see you are
really trying to buy bitcoin.



(((((((((((((((((((((((((((((((((((((((((((((
We are Anonymous. We are legion.
We do not forgive. We do not forget.
Expect us.
))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))